MotoGP Qatar 2026 Terancam Sepi, Grid Balapan Bisa Cuma Diisi 12 Pembalap
MotoGP Qatar 2026 terancam sepi hanya diikuti oleh 12 pembalap.
Berita MotoGP - MotoGP Qatar terancam kehilangan hampir setengah peserta setelah Yamaha dan tim satelitnya, Pramac, memutuskan tidak mengikuti balapan di Sirkuit Lusail. Situasi semakin rumit karena sejumlah pembalap masih dibekap cedera, sehingga jumlah motor di grid berpotensi hanya tersisa 12 atau 13 saja.
MotoGP Qatar dijadwalkan tetap berlangsung meski Yamaha telah mengumumkan pengunduran diri setelah seri MotoGP Malaysia. Keputusan tersebut juga berdampak pada Pramac yang merupakan tim satelit Yamaha dan dipastikan tidak ambil bagian dalam balapan di Lusail.
Di tengah situasi tersebut, Honda menyatakan tetap berencana mengikuti Grand Prix Qatar. Ducati, Aprilia, dan KTM juga dilaporkan masih berniat untuk tampil. Namun kondisi ini belum sepenuhnya menjamin jumlah peserta akan tetap utuh hingga hari balapan.
Masalah lain datang dari sejumlah pembalap yang mengalami cedera. Pada seri Malaysia di Sepang, hanya 20 pembalap yang memulai balapan setelah Jorge Martin dari Aprilia mengundurkan diri akibat cedera patah pergelangan tangan. Raul Fernandez dari Trackhouse juga dinyatakan tidak fit untuk mengikuti balapan.
Daftar absensi berpotensi bertambah di Qatar. Alex Marquez telah mengonfirmasi akan menjalani operasi bahu pada Senin dan dipastikan melewatkan seri tersebut. Rekan setimnya di Gresini, Fermin Aldeguer, juga masih menepi akibat cedera tangan yang membuatnya absen dalam dua seri terakhir.
Sementara itu, Joan Mir baru kembali berkompetisi setelah melewatkan empat balapan. Namun pembalap Honda tersebut gagal menyelesaikan balapan di Sepang pada Minggu karena mengalami pusing. Kondisi itu menimbulkan keraguan mengenai kesiapan fisiknya untuk kembali tampil di Qatar.
Jurnalis Simon Patterson melalui akun X miliknya melaporkan bahwa jumlah peserta di Lusail bisa menyusut menjadi hanya 12 atau 13 motor. Angka tersebut bahkan berpotensi lebih sedikit apabila ada pabrikan lain yang mengikuti keputusan Yamaha.
Meski demikian, Ducati dan Aprilia memiliki kepentingan besar untuk tetap berlaga. Marc Marquez berpeluang mengunci gelar juara dunia pembalap di MotoGP Qatar, sedangkan Aprilia masih berusaha mengejar gelar juara konstruktor dan tim.
KTM dan Honda juga dilaporkan berniat tetap berpartisipasi. Selain kepentingan olahraga, ancaman sanksi tegas dari pihak MotoGP terhadap tim yang menolak balapan turut menjadi pertimbangan di tengah situasi yang belum menentu.
Artikel Tag: yamaha, motogp qatar, Sirkuit Lusail
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/motogp/motogp-qatar-2026-terancam-sepi-grid-balapan-bisa-cuma-diisi-12-pembalap
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini