Pat Symonds Ungkap Aturan Batas Anggaran Seperti F1 Bisa Selamatkan MotoGP
Mantan Petinggi F1 (Chief Technical Officer), Pat Symonds menyarankan agar MotoGP menerapkan batas anggaran.
Berita MotoGP - MotoGP mulai membuka peluang menerapkan batas anggaran untuk menekan biaya pengembangan tim. Mantan tokoh penting Formula 1, Pat Symonds, menilai kebijakan serupa justru pernah menjadi salah satu kunci untuk menjaga keberlangsungan F1.
MotoGP tengah mempertimbangkan penerapan budget cap atau batas anggaran untuk menjaga keberlangsungan kejuaraan dalam jangka panjang. Wacana tersebut mendapat perhatian dari Pat Symonds yang menilai Formula 1 telah merasakan manfaat besar dari kebijakan serupa.
Persaingan teknologi di MotoGP membuat setiap pabrikan terus berlomba menghadirkan pembaruan. Selisih performa hanya nol koma sekian detik bisa menentukan posisi pembalap di podium atau di luar 10 besar.
Namun pengembangan tersebut membutuhkan biaya besar. Jika tidak dikendalikan, kesenjangan finansial antarpabrikan berpotensi semakin lebar dan mengancam keberlangsungan tim dengan sumber daya lebih terbatas.
CEO MotoGP Carlos Ezpeleta sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa penerapan batas anggaran sedang dipertimbangkan untuk masa depan. Situasi tersebut membuat pengalaman F1 menjadi relevan untuk dijadikan pembanding.
Symonds yang pernah berperan penting dalam kesuksesan Benetton bersama Michael Schumacher pada era 1990-an, merupakan salah satu tokoh yang mendukung pembatasan biaya di F1.
Dalam wawancara dengan AUTOHebdo, Symonds bahkan menyebut budget cap sebagai salah satu keputusan terbaik yang pernah dibuat F1.
“Benar sekali,” ujar Symonds ketika ditanya apakah budget cap merupakan hal terbaik yang pernah terjadi di F1.
Ia kemudian menceritakan bagaimana gagasan tersebut berkembang setelah berdiskusi dengan Ross Brawn pada awal 2017. Selain perubahan aerodinamika dan format Sprint, pembatasan anggaran menjadi salah satu agenda utama untuk membuat F1 lebih berkelanjutan.
Symonds bahkan menilai kebijakan tersebut berperan besar dalam menjaga keberadaan sejumlah tim.
“Tanpanya, Haas akan menghilang dan Cadillac tidak akan pernah datang. Pekerjaan untuk membuat olahraga ini berkelanjutan sejauh ini merupakan hal terpenting yang pernah dilakukan,” katanya.
Pengalaman F1 tersebut menjadi perhatian bagi MotoGP, terutama setelah KTM sempat menghadapi tekanan finansial yang mengancam masa depannya di ajang balap motor dunia.
Namun, penerapan budget cap di MotoGP tentu tidak sederhana. Karakter pengembangan motor, struktur pabrikan, hingga aturan teknis berbeda dengan F1.
Jika akhirnya diterapkan, tantangan terbesar MotoGP adalah memastikan batas anggaran tidak justru menghambat inovasi. Kebijakan tersebut harus mampu menekan biaya sekaligus menjaga persaingan teknologi tetap menarik.
Artikel Tag: motogp, Formula 1, pat symonds
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/motogp/pat-symonds-ungkap-aturan-batas-anggaran-seperti-f1-bisa-selamatkan-motogp
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini