Perbedaan Besar pada Ducati Bagnaia Masih Jadi Misteri
Perbedaan Besar pada Ducati Bagnaia Masih Jadi Misteri - sumber: (motorsport)
Berita MotoGP kali ini datang dari Francesco Bagnaia yang mengungkapkan bahwa motornya, Ducati, berperilaku "sangat, sangat berbeda" dibandingkan dengan motor-motor lain dalam jajaran Ducati. Pernyataan ini muncul setelah akhir pekan yang mengecewakan di Misano, di mana Bagnaia mengalami kesulitan dalam kualifikasi maupun balapan.
Pada paruh pertama musim, performanya sempat menunjukkan tanda-tanda pemulihan meskipun beberapa masalah dari 2025 masih ada. Namun, setelah libur musim panas, performa Bagnaia menurun drastis. Dalam tiga akhir pekan sejak kejuaraan dilanjutkan di Silverstone, Bagnaia belum berhasil meraih satu pun poin, dengan ketiga balapan Minggu berakhir dengan kecelakaan.
Di depan para pendukungnya di San Marino Grand Prix, Bagnaia merasa "dihina" karena tidak bisa mengendalikan motornya sesuai keinginannya. "Saat saya beralih ke kualifikasi dan memasang ban belakang baru yang lembut, saya merasakan grip yang sama seperti ban lembut bekas. Ini sangat aneh," ujar Bagnaia setelah sprint hari Sabtu.
Bagnaia menjelaskan perbedaan besar dalam performa motornya dibandingkan dengan Ducati lainnya, meskipun timnya belum menemukan jawabannya. "Saya mengerem lebih keras dari yang lain, namun motor tidak melambat. Saya sangat memperhatikan akselerasi dengan throttle, tetapi justru saya yang berakselerasi paling lambat," tambahnya.
Meskipun memiliki rekam jejak yang kuat di Misano dengan tiga kemenangan di semua kelas, kali ini Bagnaia tertinggal setengah detik dari catatan waktu kualifikasi tahun lalu dan kesulitan dalam kedua balapan. Dia finis di urutan ke-17 dalam sprint, dan saat balapan hari Minggu, dia jatuh pada lap ke-5 ketika sedang berada di posisi kesembilan.
Bagnaia mengakui bahwa ia tidak lagi memiliki kendali atas Ducati seperti sebelumnya, dengan masalah grip belakang yang terus menghambatnya untuk memaksimalkan performa motor. Dia menambahkan bahwa situasi ini telah terjadi sejak 2025, terutama di Jepang, dan masih berlanjut hingga kini.
Dalam menghadapi tantangan ini, Bagnaia dan timnya berusaha semaksimal mungkin dengan sumber daya yang ada, meskipun masih kesulitan menemukan solusi yang tepat. "Saya sekarang harus menerima kenyataan baru di MotoGP dan mencoba memperbaiki situasi ini," ujarnya, menyatakan bahwa finis di posisi kesembilan atau sepuluh adalah hasil terbaik yang bisa diharapkan saat ini.
Artikel Tag: Ducati, Francesco Bagnaia
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/motogp/perbedaan-besar-pada-ducati-bagnaia-masih-jadi-misteri
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini