Quartararo Akui Ucapannya Saat Frustrasi Kurang Tepat
Quartararo Akui Ucapannya Saat Frustrasi Kurang Tepat - sumber: (motorsport)
Berita MotoGP Fabio Quartararo mengakui bahwa frustrasi sempat menguasai dirinya ketika ia melontarkan komentar kritis terhadap Yamaha bulan lalu, dan kini berupaya untuk meredakan pernyataannya tersebut. Grand Prix MotoGP Aragon pada akhir Agustus diwarnai oleh pertukaran komentar mengejutkan antara Quartararo dan Yamaha, pabrikan yang akan ditinggalkannya pada akhir musim setelah delapan tahun untuk bergabung dengan Honda.
Quartararo mengungkapkan bahwa dirinya tidak ingin membantu Yamaha di MotorLand Aragon karena "alasan pribadi," sebelum menjelaskan bahwa frustrasinya disebabkan oleh keputusan tim yang tidak mengizinkannya menguji ban Pirelli untuk tahun depan. Respons dari Yamaha muncul dua hari setelah balapan, ketika kepala tim Paolo Pavesio menyatakan bahwa Quartararo "kurang objektivitas," secara efektif menutup kemungkinan partisipasinya dalam tes Pirelli yang diadakan pada Senin setelah GP Austria.
Saat ditanya menjelang GP San Marino apakah ia menyesali komentarnya, pembalap asal Prancis ini berusaha menjelaskan jawabannya. "Tidak, saya pikir ini bukan tentang menyesal atau tidak," katanya. "Dengan frustrasi, kami mengatakan hal-hal yang mungkin tidak tepat. Kami mengadakan pertemuan minggu lalu bersama, semuanya sudah diselesaikan dan semuanya kembali normal."
Quartararo mengakui bahwa kurangnya daya saing Yamaha dalam beberapa tahun terakhir membuat situasinya menjadi sulit. "Kamu tidak pernah terbiasa menghadapi momen-momen sulit," ujarnya. "Frustrasi selalu ada ketika kamu tidak mencapai apa yang kamu inginkan."
"Saya kompetitif, saya ingin bertarung. Jadi jika saya benar-benar tidak peduli, saya tidak benar-benar menikmatinya dan saya tidak ingin balapan lagi. Ini sebabnya kadang-kadang saya terlalu peduli. Tapi saya perlu hanya mengucapkan kata-kata yang baik di saat yang tepat."
Ia menambahkan, "Mungkin saya perlu membuang [frustrasi] dengan cara yang berbeda. Mungkin saya perlu membuangnya ketika saya sendirian di motorhome, dan berbicara kepada kalian [media] dengan cara yang lebih lembut."
Di masa lalu, Quartararo mengaku pernah berkonsultasi dengan psikolog olahraga untuk membantunya menghadapi periode sulit. "Saya pernah bekerja [dengan psikolog olahraga] sebelumnya. Itu bisa membantu karena pada satu momen dalam karir saya, saya harus melakukannya." Namun, saat ini, Quartararo merasa tidak perlu berkonsultasi lagi dengan psikolog, meskipun ia mengakui bahwa perasaannya saat ini lebih berhubungan dengan performanya di atas motor.
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/motogp/quartararo-akui-ucapannya-saat-frustrasi-kurang-tepat
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini