Quartararo: “Jika Saya Seperti Bagnaia, Saya Akan Marah”
Quartararo: “Jika Saya Seperti Bagnaia, Saya Akan Marah” - sumber: (motorsport)
Berita MotoGP: Fabio Quartararo menegaskan bahwa situasinya saat ini tidak memiliki kemiripan dengan kondisi yang dialami Francesco Bagnaia. Quartararo, yang dikenal sebagai juara dunia terakhir Yamaha pada tahun 2021, akan beralih ke proyek baru bersama Honda musim depan. Sebaliknya, Bagnaia yang telah mencetak sejarah dengan Ducati melalui dua gelar juara dan 31 kemenangan, akan bergabung dengan Aprilia, berduet dengan Marco Bezzecchi.
Di tengah delapan balapan tersisa sebelum Bagnaia mengakhiri perjalanan dengan Ducati, ia menempati posisi kesembilan dalam klasemen umum. Bagnaia telah mengamankan empat podium berturut-turut, sementara Quartararo berada di posisi ke-15 tanpa podium musim ini. Fabio, yang dijuluki ‘El Diablo’, menjadi pembalap Yamaha dengan poin terbanyak, yaitu 61 poin, lebih dari dua kali lipat dari Jack Miller yang mengumpulkan 28 poin.
Sementara itu, Bagnaia berada di belakang kedua saudara Marquez dan Fabio Di Giannantonio. Menariknya, juara bertahan telah mengungguli dengan memimpin klasemen di Misano dan meraih lebih banyak poin dalam enam balapan terakhir (166) dibandingkan dengan total poin Bagnaia sepanjang musim ini (143).
Ketegangan antara Quartararo dan Yamaha meningkat setelah kritiknya terhadap motor M1, baik versi lama maupun baru, terutama setelah Yamaha tidak mengizinkannya mengikuti tes di Red Bull Ring. Bagnaia, di sisi lain, masih mencari penjelasan atas kurangnya kenyamanan dengan Ducati-nya.
Ketika ditanya tentang kesamaan situasi dengan Bagnaia, Quartararo menegaskan bahwa kedua kasus tidak memiliki kesamaan. "Karena Mark menang," jelasnya. "Jika Alex [Rins], Jack atau Toprak [Razgatlioglu] menang, saya akan berada dalam situasi buruk."
Quartararo juga mengantisipasi akhir pekan yang sulit, terutama jika hujan turun sesuai ramalan, karena kelemahan cengkeraman motornya. "Hujan bukanlah hal yang baik, karena kurangnya cengkeraman kami menjadi lebih buruk saat hujan," katanya. "Di trek seperti Indonesia, yang sangat grippy, mungkin akan lebih baik. Namun, dalam kondisi ini, kami kehilangan banyak, terutama cengkeraman saat pengereman."
Artikel Tag: Fabio Quartararo
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/motogp/quartararo-jika-saya-seperti-bagnaia-saya-akan-marah
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini