Rossi Bantu Bagnaia Hadapi Tantangan Terberat di MotoGP
Rossi Bantu Bagnaia Hadapi Tantangan Terberat di MotoGP - sumber: (motorsport)
Berita MotoGP terbaru datang dari Pecco Bagnaia yang tengah mengalami perubahan besar dalam pendekatan balapnya. Di bawah bimbingan Valentino Rossi, Bagnaia berusaha mengatasi tantangan yang dihadapinya setelah musim 2025 yang mengecewakan, di mana ia mengalami performa terburuk sejak bergabung dengan kelas utama MotoGP bersama Ducati.
Sejak pramusim, Bagnaia, juara dunia tiga kali, mencoba menyesuaikan diri dengan Desmosedici GP25, yang terasa berbeda dibandingkan GP24 yang hampir sempurna. Meskipun optimis dapat mengubah keadaan, realitas berkata lain ketika musim berlangsung. Meski mengamankan posisi ketiga di balapan pembuka, ia mengalami kesulitan besar di paruh kedua musim. Satu-satunya pengecualian adalah kemenangan telak di GP Jepang, di mana ia berhasil memaksimalkan potensi motor yang juga digunakan oleh rekan setimnya, Marc Marquez, dan akhirnya meraih gelar juara dunia dengan lima balapan tersisa.
Menghadapi tantangan ini, Bagnaia memutuskan untuk mengubah filosofi dan pendekatan kompetisinya. Setelah jeda musim dingin yang menenangkan, ia mencari jawaban atas apa yang salah pada musim sebelumnya. Salah satu tokoh yang berperan penting dalam perjalanan ini adalah Valentino Rossi, mentornya di VR46 Riders Academy. Uccio Salucci, tangan kanan Rossi, menegaskan bahwa Bagnaia banyak berdiskusi dengan Rossi selama musim dingin.
Bagnaia menuturkan bahwa Rossi bersama Carlo Casabianca, pelatihnya, memberikan saran berharga untuk selalu menikmati setiap momen di lintasan, terlepas dari hasil yang diperoleh. "Vale dan Carlo telah melalui berbagai situasi sulit di masa lalu. Mereka mengingatkan saya untuk tetap bahagia dan menikmati setiap momen, karena kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi," ujarnya.
Bagnaia mengakui bahwa meskipun meraih hasil luar biasa dalam empat musim terakhir, tahun lalu menjadi periode penuh tantangan. Menghadapi kritik keras terhadap diri sendiri, ia belajar untuk lebih menghargai setiap pencapaian, termasuk posisi ketiga atau keempat, serta berusaha menganalisis situasi dengan lebih baik. "Kadang-kadang, ketika saya finis ketiga, saya merasa sangat kesal. Kehilangan nilai dari hasil membuat saya sedikit kehilangan arah," tambahnya. Kini, Bagnaia berusaha untuk tetap tenang dan bekerja keras, meski dihadapkan pada berbagai kesulitan.
Artikel Tag: Valentino Rossi
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/motogp/rossi-bantu-bagnaia-hadapi-tantangan-terberat-di-motogp
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini