Sering Tes KTM 850cc, Pol Espargaro Akui Jadi Kesulitan Bawa RC16 1000cc
Pol Espargaro MotoGP San Marino 2026
Berita MotoGP - Pol Espargaro mengaku harus mengubah gaya pengeremannya karena kesulitan adaptasi antara motor KTM 850cc untuk MotoGP 2027 dan KTM RC16 1.000cc di MotoGP 2026. Espargaro bahkan mengakui dirinya harus berhati-hati mengantisipasi kesalahan saat mengerem karena perbedaan kecepatan kedua motor.
Pol Espargaro mengungkap kesulitan yang dialaminya ketika harus bolak-balik mengendarai dua motor KTM dengan karakter berbeda pada MotoGP 2026.
Pembalap asal Spanyol tersebut kembali menjadi pengganti Maverick Vinales di Tech3 pada MotoGP San Marino 2026. Di saat yang sama, Espargaro juga masih memiliki tugas penting sebagai pembalap penguji KTM untuk mengembangkan motor 850cc yang akan digunakan mulai 2027.
Situasi tersebut ternyata membuat Espargaro kesulitan beradaptasi, terutama ketika menentukan titik pengereman. Motor MotoGP saat ini menggunakan mesin 1.000cc, sedangkan prototipe KTM untuk 2027 memiliki kapasitas 850cc dan karakter kecepatan yang berbeda.
"Untuk pembalap, hampir tidak mungkin membedakan apakah Anda melaju 320 km/jam atau 340 km/jam. Itu sangat sulit dan perbedaan tersebut sangat mengubah referensi pengereman," kata Espargaro kepada AS.
Menurut Espargaro, masalahnya bukan hanya perbedaan kecepatan. Karakter inersia mesin juga membuatnya membutuhkan waktu untuk kembali mendapatkan feeling ketika mengendarai RC16.
"Saya tidak bisa menafsirkannya dengan cukup cepat untuk tampil cepat pada hari Jumat. Sekarang ketika saya mulai terbiasa dengan motor ini, saya harus mengulang semuanya lagi dengan motor 850cc," ujarnya.
Dampaknya bahkan terasa ketika Espargaro memasuki zona pengereman. Ia mengaku sengaja mengerem lebih awal karena khawatir tiba di tikungan dengan kecepatan yang terlalu tinggi.
"Karena takut, saya tahu saya akan tiba jauh lebih cepat, jadi saya mengantisipasinya. Saya mengantisipasi kesalahan karena jika mengerem di titik yang menurut saya seharusnya, biasanya saya akan melebar," jelas Espargaro.
Namun, kebiasaan tersebut justru menimbulkan masalah lain. Espargaro terkadang melepas rem depan terlalu cepat sebelum kembali mengerem, sehingga proses perpindahan beban motor tidak berlangsung secara ideal.
"Hal itu merusak seluruh rangkaian perpindahan beban dan membuat beban pada roda depan tidak cukup. Ketika mengerem, beban depan turun dan bagian depan motor menempel ke aspal. Saat berhenti mengerem, bagian depan kembali naik," katanya.
Kondisi tersebut dapat membuat ban depan kehilangan stabilitas hingga berisiko terkunci ketika Espargaro kembali mengerem.
Setelah tampil di Misano, Espargaro dijadwalkan menjalani tes selama dua hari bersama KTM di Mugello untuk melanjutkan pengembangan motor 850cc. Setelah itu, ia akan menuju Red Bull Ring dan tetap bersiap jika kembali dibutuhkan Tech3 untuk menggantikan Vinales.
Artikel Tag: ktm, Pol Espargaro, MotoGP San Marino
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/motogp/sering-tes-ktm-850cc-pol-espargaro-akui-jadi-kesulitan-bawa-rc16-1000cc
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini