Terdepak dari Ducati, Francesco Bagnaia Bisa Jadi Senjata Rahasia Aprilia

Penulis: Abdi Ardiansyah
Sabtu 27 Jun 2026, 11:45 WIB - 123 views
Francesco Bagnaia (Ducati) akan gantikan posisi Jorge Martin di Aprilia mulai MotoGP 2027.

Francesco Bagnaia (Ducati) akan gantikan posisi Jorge Martin di Aprilia mulai MotoGP 2027.

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP - Keputusan Francesco Bagnaia meninggalkan Ducati untuk bergabung dengan Aprilia pada MotoGP 2027 dinilai membawa dampak besar bagi persaingan di kelas utama. Pengamat MotoGP Neil Hodgson bahkan menyebut Ducati berisiko kehilangan banyak informasi berharga yang selama ini menjadi kunci kesuksesan tim.

Perpindahan Francesco Bagnaia ke Aprilia mulai musim MotoGP 2027 terus menjadi sorotan setelah Ducati resmi mengumumkan susunan pembalap barunya yang akan diisi Marc Marquez dan Pedro Acosta.

Bagnaia mengakhiri kebersamaannya dengan Ducati setelah delapan tahun membela pabrikan asal Borgo Panigale tersebut. Juara dunia MotoGP dua kali itu memilih menerima tantangan baru bersama Aprilia dan dikabarkan menandatangani kontrak berdurasi empat musim.

Menurut mantan pembalap sekaligus analis MotoGP, Neil Hodgson, keputusan tersebut merupakan langkah yang tepat bagi Bagnaia. Ia menilai bertahan di Ducati hanya akan membuat pembalap Italia itu menghadapi situasi yang semakin sulit, terutama karena harus terus bersaing dengan Marc Marquez yang telah mendapat kontrak baru hingga 2028.

"Jika Anda berada di posisi Pecco, Anda sudah memenangkan dua gelar dunia bersama Ducati, tetapi sekarang kesulitan mengalahkan rekan setim yang masih terikat kontrak dua tahun lagi," kata Hodgson kepada TNT Sports.

"Jika tetap bertahan, ada risiko menjalani dua musim yang sangat berat. Bergabung dengan tim pabrikan seperti Aprilia memberinya awal yang baru dan paket motor yang mungkin bisa membantunya kembali bersaing dengan Marc."

Namun, Hodgson menilai keuntungan terbesar justru akan dirasakan Aprilia. Selama delapan musim bersama Ducati, Bagnaia terlibat langsung dalam pengembangan motor Desmosedici hingga menjadi motor paling dominan di MotoGP.

Pengalaman tersebut diyakini akan sangat berguna bagi tim asal Noale dalam menghadapi era regulasi baru MotoGP yang mulai berlaku pada musim 2027.

"Pecco adalah pembalap yang sangat sensitif terhadap aspek teknis. Dia akan membawa banyak data, filosofi pengembangan, serta berbagai pengetahuan yang dimiliki Ducati ke Aprilia. Itu akan menjadi keuntungan yang sangat besar bagi mereka," ujar Hodgson.

Kemampuan Bagnaia memberikan masukan teknis memang telah lama menjadi salah satu kekuatannya. Meski dalam dua musim terakhir performanya dinilai menurun dibandingkan Marc Marquez, banyak pihak tetap menganggap kualitasnya sebagai pengembang motor tidak pernah diragukan.

CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, sebelumnya juga mengungkapkan bahwa Francesco Bagnaia selalu menjadi salah satu target utama tim. Menurutnya, pengalaman dan rekam jejak sang pembalap sebagai juara dunia membuatnya menjadi sosok ideal untuk memimpin pengembangan motor Aprilia pada era baru MotoGP.

Kolaborasi Bagnaia dengan Marco Bezzecchi pun diprediksi menjadi salah satu duet yang patut diperhitungkan saat regulasi mesin 850 cc mulai diterapkan pada musim 2027.

Artikel Tag: Ducati, aprilia, Francesco Bagnaia, MotoGP 2027

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/motogp/terdepak-dari-ducati-francesco-bagnaia-bisa-jadi-senjata-rahasia-aprilia
123
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini