Anze Kopitar Akhiri Karier 20 Tahun usai Kings Tersingkir Dari Playoff NHL
Anze Kopitar melambaikan tangan ke arah suporter setelah memainkan laga terakhirnya di NHL. (Foto: AP)
Karier panjang Anze Kopitar di National Hockey League (NHL) resmi berakhir setelah Los Angeles Kings kalah 1-5 dari Colorado Avalanche pada Gim 4 perempat final Wilayah Barat, Minggu (26/4) waktu setempat.
Kekalahan tersebut memastikan langkah Kings terhenti di putaran pertama, sekaligus menjadi pertandingan terakhir bagi Kopitar setelah 20 tahun berkarier bersama klub tersebut.
Pemain berusia 38 tahun itu mengaku baru benar-benar menyadari bahwa tidak akan ada musim berikutnya saat laga memasuki enam menit terakhir.
Selama bertahun-tahun, ia selalu meyakini masih ada kesempatan bermain di musim selanjutnya.
“Sulit untuk dipahami. Tapi di saat yang sama, ada dua alasan besar mengapa saya akan menikmati tahun depan,” ujar Anze Kopitar, merujuk pada keluarganya. “Ini terasa manis sekaligus pahit. Pasti akan ada air mata, tapi begitulah hidup.”
Dalam pertandingan tersebut, Avalanche unggul lebih dulu lewat gol Nathan MacKinnon pada periode pertama dan Cale Makar di periode kedua.
Kings sempat memperkecil ketertinggalan melalui Joel Edmundson, sebelum Avalanche menambah tiga gol tanpa balas di periode ketiga.
Meski hasil pertandingan sudah tidak diragukan, para penonton tetap bertahan di arena untuk menyaksikan momen terakhir Kopitar di atas es.
Sorakan “Kopi! Kopi!” dan “Thank you, Kopi!” menggema saat ia menjalani pergantian terakhirnya.
Anze Kopitar menutup laga dengan satu tembakan ke gawang dan waktu bermain selama 18 menit 30 detik.
“Sulit menahan emosi. Selama 20 tahun di sini, lebih dari setengah hidup saya, ini sangat berarti,” katanya. “Ini adalah rumah bagi kami, dan saya sangat menghargai para penggemar.”
Setelah pertandingan, Kopitar memimpin barisan jabat tangan dengan para pemain Avalanche sebelum menerima penghormatan dari kedua tim.
Ia juga disambut tepuk stik dari para pemain sebagai bentuk penghormatan atas kariernya.
Rekan setimnya, Drew Doughty, mengaku emosional melihat momen tersebut. “Dia punya karier luar biasa dan sangat berarti bagi organisasi ini. Akan sulit tanpa dia,” ujarnya.
Kopitar sebelumnya telah mengumumkan bahwa musim ini akan menjadi yang terakhir dalam kariernya.
Keputusan itu diambil agar ia dapat lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga.
Sepanjang kariernya, Anze Kopitar mencatatkan berbagai pencapaian gemilang.
Ia dua kali membawa Kings menjuarai Stanley Cup pada 2012 dan 2014, serta menjadi pemimpin sepanjang masa klub dalam berbagai kategori, termasuk assist, poin, dan jumlah pertandingan.
Ia juga meraih dua trofi Selke sebagai penyerang bertahan terbaik dan tiga Lady Byng Trophy untuk sportivitas.
“Saya ingin dikenang sebagai rekan setim yang baik, dan juara Stanley Cup dua kali,” kata Kopitar.
Artikel Tag: NHL
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/olahraga-lain/anze-kopitar-akhiri-karier-20-tahun-usai-kings-tersingkir-dari-playoff-nhl
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini