Boone Niederhofer, Perjalanan Pebisnis Minyak Texas Masuk Tim Bobsled AS

Penulis: Hanif Rusli
Minggu 22 Feb 2026, 08:04 WIB - 197 views
Sebagai push athlete, peran Boone Niederhofer terbilang krusial pada fase awal lomba yang menyumbang sekitar 40 persen performa. (Foto: AP)

Sebagai push athlete, peran Boone Niederhofer terbilang krusial pada fase awal lomba yang menyumbang sekitar 40 persen performa. (Foto: AP)

Ligaolahraga.com -

Perjalanan Boone Niederhofer menuju tim bobsled Amerika Serikat di Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 terdengar tak lazim.

Ia bukan atlet penuh waktu sejak kecil, melainkan manajer produksi perusahaan minyak di Permian Basin, Texas Barat, yang membagi waktu antara ladang minyak, keluarga, dan lintasan es.

Boone Niederhofer, 32 tahun, resmi masuk skuad empat orang Team USA pada 19 Januari lalu.

Akhir pekan ini ia akan tampil di Cortina d’Ampezzo bersama pilot Frank Del Duca serta dua rekan setimnya dalam nomor four-man bobsled.

Latar belakangnya jauh dari olahraga musim dingin.

Lulusan teknik perminyakan itu sempat menjadi bintang football SMA di San Antonio sebelum melanjutkan sebagai walk-on di Texas A&M pada 2012.

Ia merasakan atmosfer kompetitif SEC dan bahkan mencatat 29 tangkapan untuk 293 yard pada musim 2014 sebelum meraih beasiswa.

Karier profesionalnya di industri minyak sempat terguncang saat terkena pemutusan hubungan kerja pada 2019.

Di tengah masa pencarian kerja, sahabatnya sesama alumni Texas A&M, Sam Moeller, mengajaknya mengikuti seleksi USA Bobsled/Skeleton.

Dari situlah petualangan baru dimulai.

Boone Niederhofer tampil impresif dalam tes kecepatan dan kekuatan, lalu diterima dalam program pelatihan nasional di Lake Placid.

Namun jalan menuju Olimpiade tidak mudah. Ia harus bekerja penuh waktu sembari berlatih.

Dengan hanya dua lintasan bobsled kelas Olimpiade di Amerika Serikat—di Lake Placid dan Park City—ia kerap menempuh ribuan kilometer untuk berlatih.

Sebagai push athlete, perannya krusial pada fase awal lomba yang menyumbang sekitar 40 persen performa.

Ia berlatih sprint di tengah panas Texas, membangun gym sederhana di garasi saat pandemi COVID-19, bahkan berlatih start dengan ransel berisi batu ketika fasilitas tutup.

Di sela-sela itu, ia tetap menjalankan peran sebagai suami dan ayah dua anak.

Istrinya, Chloe, mendukung penuh ambisi tersebut meski konsekuensinya adalah waktu berpisah berminggu-minggu saat musim kompetisi Eropa.

Ambisi menuju Olimpiade 2022 sempat pupus. Namun pada 2023 ia kembali dipanggil ke kamp performa di Lake Placid dan mencatat waktu kelas dunia.

Pada 2025, bersama Del Duca, ia membantu tim AS finis keempat di Kejuaraan Dunia IBSF—hasil terbaik dalam beberapa tahun terakhir dan bahkan mengungguli satu tim Jerman yang dikenal mendominasi cabang ini.

Jerman selama ini unggul berkat dukungan teknologi dan pendanaan besar.

Namun dukungan filantropis dari pengusaha Phil Saunders pada akhir 2025 menghadirkan kereta baru berteknologi tinggi untuk tim AS, yang akan debut di Cortina.

Kini, di arena Olimpiade, Boone Niederhofer membawa kisah tentang disiplin dan keberanian mengejar mimpi.

Dari ladang minyak Texas ke lintasan es Italia, ia membuktikan bahwa jalan menuju Olimpiade tak selalu dimulai dari salju—kadang justru dari gurun panas dan keputusan untuk tidak menyerah.

Artikel Tag: Olimpiade Musim Dingin

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/olahraga-lain/boone-niederhofer-perjalanan-pebisnis-minyak-texas-masuk-tim-bobsled-as
197
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini