Chris Froome Pulih Pasca Operasi Setelah Kecelakaan Latihan di Prancis

Chris Froome berpose di ranjang rumah sakit. (Foto: AP)
Juara empat kali Tour de France, Chris Froome, sedang dalam masa pemulihan di rumah sakit setelah menjalani operasi untuk beberapa cedera yang dideritanya dalam sebuah kecelakaan serius saat latihan di Prancis selatan awal pekan ini.
Pembalap sepeda asal Inggris berusia 40 tahun ini, salah satu pembalap paling berprestasi di generasinya, mengalami patah tulang belakang, lima patah tulang rusuk, dan paru-paru yang runtuh saat terjatuh saat latihan pada hari Rabu (27/8).
Ia diterbangkan ke rumah sakit di Toulon, di mana ia menjalani operasi pada hari Kamis.
Pada hari Jumat (29/8), tim Froome, Israel Premier-Tech, mengonfirmasi bahwa operasi tersebut berjalan dengan sukses.
"Chris telah berhasil menjalani operasi. Prosedurnya berjalan sesuai rencana, dan saat ini ia sedang dalam masa pemulihan di rumah sakit di bawah perawatan tim medis," ujar tim tersebut dalam sebuah pernyataan yang juga diunggah ke akun Instagram Froome.
Terlepas dari parahnya cedera yang dialaminya, Chris Froome tetap berpandangan positif. "Dia dalam semangat yang baik dan berterima kasih atas dukungan medis yang sangat baik yang telah dia terima," bunyi pernyataan itu.
Kecelakaan yang dialami Froome merupakan kemunduran lain dalam kariernya yang telah dibentuk oleh ketangguhannya dalam menghadapi kesulitan.
Pada 2019, pembalap asal Inggris ini mengalami cedera yang mengancam jiwa - termasuk beberapa patah tulang - saat mengalami kecelakaan dalam kecepatan tinggi di Criterium du Dauphiné.
Ia kembali membalap lebih dari setahun kemudian, meski belum kembali ke dominasinya yang dulu.
Kecelakaan terbaru ini terjadi ketika Froome, seorang veteran dengan 12 penampilan di Tour de France, melanjutkan kariernya bersama Israel Premier-Tech.
Meskipun belum ada jadwal yang diberikan untuk pemulihannya, tingkat cederanya kemungkinan besar akan membuatnya absen selama sisa musim ini, sehingga menimbulkan pertanyaan tentang masa depan jangka panjangnya dalam olahraga ini.
Chris Froome pertama kali merebut mahkota Tour de France pada 2013 dan kemudian memenangkan tiga edisi berturut-turut dari 2015 hingga 2017, mengukuhkan posisinya dalam sejarah balap sepeda bersama para juara besar olahraga ini.
Dia juga telah mengklaim kemenangan di Vuelta a España (2017) dan Giro d'Italia (2018), membuatnya menjadi salah satu dari tujuh pembalap yang memenangkan ketiga Grand Tour.
Komunitas bersepeda telah mendukung Froome sejak berita kecelakaannya tersebar. Rekan-rekan sesama pembalap, mantan rekan setimnya, dan para penggemar membanjiri media sosial dengan pesan-pesan dukungan, memuji tekadnya dan mendoakan kesembuhannya.
Sementara masa depan kompetisinya masih belum pasti, fokus utama Chris Froome adalah rehabilitasi dan memulihkan kesehatannya.
Untuk saat ini, sang juara berusia 40 tahun ini sekali lagi memanfaatkan kekuatan dan ketekunan yang telah menentukan kebangkitannya ke puncak dunia balap sepeda.
Artikel Tag: Chris Froome
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/olahraga-lain/chris-froome-pulih-pasca-operasi-setelah-kecelakaan-latihan-di-prancis
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini