Dricus Du Plessis Dominasi Kamaru Usman, Bidik Kembali Gelar UFC
Dricus Du Plessis (kanan) dan Kamaru Usman. (Foto: Fight TV)
Dricus Du Plessis menunjukkan bahwa dirinya masih menjadi salah satu petarung terbaik di divisi kelas menengah UFC.
Ia mengalahkan mantan juara kelas welter Kamaru Usman melalui kemenangan mutlak dalam laga utama UFC Fight Night di Paycom Center, Oklahoma City, Sabtu (18/7) waktu setempat.
Dalam duel yang mempertemukan dua mantan juara UFC tersebut, Dricus Du Plessis tampil dominan selama lima ronde.
Berkat tekanan tanpa henti, volume pukulan yang tinggi, serta serangan bertenaga, petarung asal Afrika Selatan itu memaksa Usman terus berada dalam posisi bertahan hingga akhirnya dinyatakan menang lewat keputusan mutlak juri dengan skor 50-45, 49-46, dan 49-46.
"Kalian pantas mendapatkan pertarungan seperti ini, bukan pertandingan di mana seseorang hanya menindih lawannya demi meraih kemenangan angka," ujar Dricus Du Plessis seusai laga.
Ia juga memuji Usman yang dinilainya mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya di dalam Oktagon.
Kemenangan tersebut menjadi momentum kebangkitan bagi Du Plessis setelah kehilangan sabuk juara kelas menengah akibat kalah angka dari Khamzat Chimaev pada Agustus tahun lalu.
Kekalahan itu merupakan yang pertama bagi Dricus Du Plessis di UFC setelah sebelumnya mencatatkan sembilan kemenangan beruntun, termasuk dua kali mempertahankan gelarnya.
Dengan rekor 24 kemenangan dan tiga kekalahan, Du Plessis yang kini masih menempati peringkat kedua kelas menengah langsung menyatakan ambisinya untuk kembali memperebutkan gelar.
Ia merasa penampilan dominan atas Usman sudah cukup membuktikan bahwa dirinya layak menjadi penantang berikutnya.
Du Plessis bahkan kembali menantang juara bertahan Sean Strickland untuk menjalani pertarungan ketiga.
Sebelumnya, ia telah dua kali mengalahkan Strickland dan meyakini performanya kali ini memperkuat peluang mendapatkan kesempatan perebutan sabuk.
Di sisi lain, Usman datang ke laga ini setelah gagal memperoleh kesempatan menghadapi juara kelas welter Islam Makhachev.
Mantan penguasa divisi 170 pound itu kemudian memilih naik ke kelas menengah dan menerima duel melawan Du Plessis.
Pertandingan tersebut menjadi penampilan keduanya di divisi 185 pound setelah sebelumnya kalah tipis dari Khamzat Chimaev pada Oktober 2023.
Meski kalah cukup telak, Usman mempertanyakan salah satu penilaian juri yang memberinya kekalahan 45-50. Menurutnya, skor tersebut tidak mencerminkan jalannya pertandingan, walaupun ia mengakui Du Plessis merupakan lawan yang sangat tangguh.
Sejak ronde pertama, Du Plessis langsung mengendalikan tempo pertandingan melalui kombinasi jab, tendangan ke kaki, dan pukulan kanan keras yang sempat menggoyahkan Usman.
Dominasi itu berlanjut pada ronde kedua ketika lutut terbangnya beberapa kali mengenai kepala lawan dan membuat Usman kembali kehilangan keseimbangan.
Usman sempat menunjukkan perlawanan pada ronde ketiga dengan mencatatkan takedown pertamanya. Namun, ia gagal memanfaatkannya karena Du Plessis segera bangkit dan kembali menguasai pertarungan.
Memasuki ronde keempat, Du Plessis kembali meningkatkan tekanan lewat tendangan ke kepala dan kombinasi dua pukulan yang berulang kali mengenai sasaran.
Upaya takedown Usman kembali berhasil dipatahkan sehingga ia kesulitan membalikkan keadaan.
Membutuhkan penyelesaian cepat pada ronde terakhir, Usman justru kembali terkena tendangan keras ke kepala yang membuatnya terdorong ke pagar Oktagon.
Meski sempat melancarkan serangkaian pukulan pada detik-detik akhir, usahanya tidak cukup untuk mengubah hasil pertandingan.
Dricus Du Plessis mengaku tampil dalam kondisi terbaiknya sepanjang laga.
Julukan "Stillknocks" yang melekat padanya, menurutnya, kini hadir dalam versi yang lebih matang karena mampu mengendalikan emosi dan tetap disiplin menjalankan strategi tanpa terburu-buru mencari kemenangan knockout.
Artikel Tag: UFC, Kamaru Usman, Dricus Du Plessis
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/olahraga-lain/dricus-du-plessis-dominasi-kamaru-usman-bidik-kembali-gelar-ufc
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini