EJ Obiena Bidik Emas Asian Games 2026 Usai Tampil Impresif di Eropa
EJ Obiena membawa momentum positif setelah meraih sembilan medali emas sepanjang 2026. (Foto: AP)
EJ Obiena kembali ke Asian Games dengan kondisi lebih sehat dan percaya diri setelah menjalani musim yang kuat di Eropa.
Atlet Filipina itu menargetkan satu hal di Nagoya, yakni mempertahankan gelar juara lompat galah.
EJ Obiena akan menjadi salah satu andalan dalam kontingen Filipina yang berjumlah 447 atlet. Ia membawa momentum positif setelah meraih sembilan medali emas sepanjang 2026.
“Prioritas nomor satu menuju Nagoya adalah mempertahankan gelar, dan itu sesuatu yang sangat saya nantikan,” kata Obiena kepada ESPN.
“Saya merasa lebih percaya diri dibandingkan mungkin setahun lalu. Yang pasti, kondisi saya jauh lebih baik.”
Pada Asian Games Hangzhou 2023, EJ Obiena menegaskan statusnya sebagai salah satu atlet terbaik Asia dengan mencatat rekor Asian Games melalui lompatan 5,90 meter pada final.
Hasil tersebut sekaligus memberinya medali emas untuk Filipina.
Namun, perjalanan Obiena setelah itu sempat terganggu cedera. Pada 2024, ia mengalami patah tulang belakang ruas L5 yang memaksanya mengakhiri musim lebih awal.
Obiena kemudian menghabiskan sebagian besar 2025 untuk menjalani rehabilitasi, yang turut memengaruhi performa dan poin peringkat dunianya.
Kini, atlet berusia 30 tahun itu telah pulih sepenuhnya dan menempati peringkat ke-11 dunia.
Selama setahun terakhir, ia berlatih di Athena, Yunani, bersama pelatih Marcin Szczepanski untuk mempersiapkan diri menghadapi Asian Games.
Mempertahankan emas di Nagoya tidak akan mudah. Persaingan lompat galah Asia semakin ketat, dengan munculnya sejumlah penantang seperti Li Chenyang dari China dan Seifeldin Abdelsalam dari Qatar.
Li, 23 tahun, berada di peringkat ke-20 dunia dan mencatat rekor nasional China dengan lompatan 5,86 meter tahun ini.
Sementara Abdelsalam, 21 tahun, telah mencapai lompatan terbaik 5,90 meter dan berada di peringkat ke-15 dunia.
Meski demikian, Obiena memilih tidak terlalu memikirkan nama dan statistik para pesaing. Fokusnya adalah mengendalikan apa yang bisa ia lakukan.
“Saya merasa akhirnya bisa melakukan lompatan dalam kendali kemampuan saya dan melompat seperti yang saya yakini bisa saya lakukan,” ujar Obiena.
Performa terbarunya mendukung keyakinan tersebut. Ia mencatat lompatan terbaik musim ini, 5,91 meter, di Miedzyzdroje, Polandia, pada 17 Agustus, sebelum kembali melewati 5,90 meter di Swiss 10 hari kemudian.
Obiena juga tidak memasang target ketinggian tertentu, termasuk ambisi menembus enam meter. Namun, jika kesempatan itu muncul, ia siap mencobanya.
“Yang lebih penting adalah pergi ke kompetisi dan mencoba memenanginya. Jika pada hari itu kesempatan muncul, terkadang muncul dan terkadang tidak, barulah itu menjadi pembicaraan yang berbeda,” katanya.
Final lompat galah putra Asian Games dijadwalkan berlangsung 29 September.
Artikel Tag: Asian Games, olimpiade
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/olahraga-lain/ej-obiena-bidik-emas-asian-games-2026-usai-tampil-impresif-di-eropa
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini