Elana Meyers Taylor Lewatkan Musim Bobsled untuk Jalani Terapi Gegar Otak
Elana Meyers Taylor berharap dapat kembali mengendarai sled pada musim dingin, meski belum mengetahui kapan dirinya siap bertanding. (Foto: AP)
Juara Olimpiade monobob Elana Meyers Taylor memastikan dirinya tidak akan mengikuti musim World Cup bobsled mendatang.
Itu setelah ia kembali mengalami gejala pascagegar otak dalam beberapa bulan terakhir.
Meyers Taylor mengungkapkan kondisi tersebut pada Rabu (12/8) dan menegaskan belum memiliki rencana untuk pensiun.
Atlet Amerika Serikat berusia 41 tahun itu berharap dapat kembali mengendarai sled pada musim dingin, meski belum mengetahui kapan dirinya siap bertanding.
“Saya berharap bisa kembali berada di sled musim dingin ini. Saya hanya belum tahu kapan waktunya,” kata Elana Meyers Taylor kepada Associated Press.
Jika kembali tampil pada musim ini, Meyers Taylor kemungkinan hanya akan berpartisipasi dalam sesi latihan atau pengujian peralatan.
Musim World Cup dijadwalkan dimulai pada akhir November dan berlangsung hingga awal Maret.
Masalah gegar otak bukan hal baru bagi Meyers Taylor. Sekitar satu dekade lalu, kariernya sempat terganggu karena masalah serupa.
Ia bahkan meninggalkan rangkaian World Cup pada musim 2015-2016 untuk menjalani pemulihan dari gejala pascagegar otak yang saat itu diyakini berkaitan dengan kecelakaan pada 2014.
Kondisi tersebut kembali muncul tidak lama setelah Meyers Taylor meraih medali emas monobob pada Olimpiade Milan Cortina pada Februari lalu.
Sebelumnya, ia juga mengalami kecelakaan serius pada Januari saat menjalani latihan bersama rekan setimnya di Olimpiade, Jadin O’Brien, di St. Moritz, Swiss.
Dalam kecelakaan itu, as roda depan sled terlepas sehingga keduanya kehilangan kendali dan terlempar dengan keras.
Keduanya berhasil terhindar dari cedera serius dan kembali berlatih beberapa hari kemudian.
Meyers Taylor kemudian melanjutkan kiprahnya hingga meraih emas Olimpiade pertamanya di nomor monobob.
“Kami sepenuhnya mendukung Elana untuk fokus pada kesehatannya dan akan memberikan semua dukungan yang kami bisa,” kata CEO USA Bobsled Skeleton, Aron McGuire.
Elana Meyers Taylor merupakan pemilik enam medali Olimpiade dan tercatat sebagai atlet kulit hitam dengan koleksi medali terbanyak dalam sejarah Olimpiade Musim Dingin.
Amerika Serikat sebelumnya membawa tiga pilot putri ke Milan Cortina yang berstatus juara dunia, juara Olimpiade, atau keduanya.
Namun, dua di antaranya tidak akan tampil pada musim World Cup mendatang.
Kaillie Humphries Armbruster, pemilik tiga emas Olimpiade dan enam medali Olimpiade, mengumumkan tengah menantikan anak kedua. Sementara Kaysha Love, juara dunia monobob 2025, akan kembali bertanding.
Meyers Taylor kini memulai terapi intensif dan berharap proses pemulihan membawanya kembali ke lintasan.
Artikel Tag: olimpiade
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/olahraga-lain/elana-meyers-taylor-lewatkan-musim-bobsled-untuk-jalani-terapi-gegar-otak
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini