Eliud Kipchoge Tambah Melbourne Marathon dalam Agenda Tur Dunia
Bagi Eliud Kipchoge, Melbourne akan menjadi perhentian ketiga dalam tur globalnya setelah Afrika Selatan dan Brasil. (Foto: AP)
Pelari jarak jauh asal Kenya Eliud Kipchoge menambahkan Melbourne Marathon 2026 ke dalam rangkaian tur dunia yang akan ia jalani dalam dua tahun ke depan.
Lomba di Australia tersebut dijadwalkan berlangsung pada 11 Oktober 2026 dan menjadi salah satu bagian penting dari rencana Kipchoge berlari maraton di tujuh benua.
Bagi legenda lari jarak jauh itu, Melbourne akan menjadi perhentian ketiga dalam tur globalnya setelah ia berencana tampil pada Cape Town Marathon di Afrika Selatan pada 24 Mei dan lomba maraton di Porto Alegre, Brasil pada 12 Juli.
Keikutsertaan Eliud Kipchoge di Melbourne sekaligus menjadi penampilan keduanya di kawasan Oseania. Sebelumnya, ia pernah berlaga di Sydney Marathon 2025 dan finis di posisi kesembilan.
“Atlet mana pun yang berbicara tentang Australia pasti akan menyebut Melbourne. Kota ini dikenal sebagai kota olahraga,” kata Kipchoge saat mengumumkan rencananya kembali berlomba di Australia.
Ia juga menyinggung sejarah olahraga kota tersebut yang pernah menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Panas 1956.
Menurut Eliud Kipchoge, pengalaman bertanding di Melbourne akan menjadi kesempatan istimewa baginya untuk merasakan atmosfer kota yang memiliki tradisi olahraga kuat.
Selain mengikuti lomba, peraih dua medali emas Olimpiade maraton itu juga berencana mengunjungi sejumlah ikon olahraga di kota tersebut.
Penggemar Formula 1 itu ingin melihat lintasan balap Grand Prix yang menjadi bagian dari rute lomba, serta mendatangi Melbourne Cricket Ground dan venue tenis yang menjadi tuan rumah Australian Open.
Penyelenggara maraton Melbourne juga melakukan sejumlah perubahan pada rute lomba tahun ini.
Penyesuaian tersebut dilakukan untuk mengakomodasi lebih dari 60.000 peserta yang diperkirakan ambil bagian dalam berbagai nomor lomba selama akhir pekan maraton.
Rute yang sebagian melintasi sirkuit Formula 1 itu juga diperkirakan akan lebih cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Salah satu perubahan penting adalah pengurangan elevasi di kilometer ke-36 yang sebelumnya kerap memperlambat laju pelari menjelang garis finis di Melbourne Cricket Ground.
Rekor lintasan lomba putra saat ini masih dipegang pelari Kenya Timothy Kiplagat Ronoh dengan catatan waktu 2 jam 9 menit 12 detik pada edisi 2022.
Catatan tersebut masih terpaut cukup jauh dari rekor pribadi Kipchoge yang mencapai 2:01:09 saat memecahkan rekor dunia di Berlin Marathon 2022.
Tur dunia Eliud Kipchoge pada 2026 akan membawanya berlomba di berbagai benua, termasuk Afrika, Asia, Eropa, Oseania, Amerika Selatan, dan Amerika Utara.
Pelari berusia 41 tahun itu juga berharap dapat menutup tantangan tujuh benua tersebut dengan mengikuti lomba maraton di Antarktika.
Artikel Tag: Formula 1, olimpiade, Eliud Kipchoge
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/olahraga-lain/eliud-kipchoge-tambah-melbourne-marathon-dalam-agenda-tur-dunia
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini