Federasi Bobsled Perpanjang Larangan Tim Rusia di Ajang Piala Dunia

Penulis: Hanif Rusli
Kamis 29 Okt 2026, 08:10 WIB - 133 views
IBSF menyatakan atlet Rusia dapat berkompetisi dengan status atlet netral individu, asalkan memenuhi persyaratan kelayakan dan pemeriksaan yang ditetapkan federasi. (Foto: AP)

IBSF menyatakan atlet Rusia dapat berkompetisi dengan status atlet netral individu, asalkan memenuhi persyaratan kelayakan dan pemeriksaan yang ditetapkan federasi. (Foto: AP)

Ligaolahraga.com -

Federasi Internasional Bobsled dan Skeleton (IBSF) memperpanjang larangan terhadap tim Rusia untuk mengikuti rangkaian Piala Dunia bobsled musim ini.

Keputusan yang diambil melalui pemungutan suara pada Selasa (27/10) itu mempertahankan sanksi terkait perang Rusia dengan Ukraina dan diperkirakan turut berdampak pada keikutsertaan Rusia dalam kejuaraan dunia cabang tersebut.

Meski demikian, sejumlah atlet Rusia masih berpeluang tampil dalam nomor skeleton dan monobob.

IBSF menyatakan mereka dapat berkompetisi dengan status atlet netral individu, asalkan memenuhi persyaratan kelayakan dan pemeriksaan yang ditetapkan federasi.

Status netral menjadi faktor penting dalam menentukan atlet Rusia yang diperbolehkan bertanding.

Proses tersebut serupa dengan mekanisme yang diterapkan menjelang Olimpiade Milan-Cortina, ketika sejumlah federasi olahraga mengevaluasi kelayakan atlet Rusia untuk berpartisipasi.

Dalam proses pemeriksaan itu, atlet harus dipastikan tidak pernah secara terbuka mendukung perang serta tidak memiliki keterkaitan dengan militer Rusia atau lembaga keamanan lainnya.

Kebijakan tersebut diterapkan untuk menentukan atlet yang dapat berkompetisi tanpa mewakili negara mereka secara resmi.

Perbedaan perlakuan terhadap nomor skeleton dan monobob dibandingkan bobsled beregu dua atau empat orang berkaitan dengan format kompetisinya.

Skeleton merupakan cabang ketika atlet meluncur dengan posisi kepala menghadap ke depan di atas kereta luncur kecil. Sementara itu, monobob merupakan nomor bobsled yang hanya diikuti satu atlet perempuan dalam setiap kereta.

Karena tidak melibatkan tim, kedua nomor tersebut dinilai memungkinkan partisipasi atlet secara individu dengan status netral. Sebaliknya, nomor bobsled beregu tetap terkena larangan yang diberlakukan terhadap tim Rusia.

Atlet skeleton Ukraina, Vladyslav Heraskevych, menyambut keputusan tersebut.

Dalam pernyataan yang diunggah melalui media sosial, ia mengatakan keputusan itu diambil setelah pembahasan menyeluruh mengenai dugaan keterlibatan federasi bobsled Rusia dan sejumlah atletnya dalam mendukung tindakan pemerintah Rusia.

“Setelah pembahasan mendalam dan pemaparan fakta mengenai keterlibatan Federasi Bobsled Rusia serta para atletnya dalam mendukung tindakan pemerintah mereka secara aktif, dan dalam beberapa kasus bahkan memiliki hubungan dengan militer Rusia, keputusan yang adil akhirnya diambil dengan dukungan mayoritas suara yang meyakinkan,” tulis Heraskevych.

Heraskevych merupakan salah satu kandidat peraih medali pada Olimpiade Milan-Cortina.

Namun, ia dilarang mengikuti perlombaan pada Februari lalu setelah menolak permintaan terakhir Komite Olimpiade Internasional (IOC) untuk tidak menggunakan helm yang menghormati lebih dari 20 atlet dan pelatih yang tewas sejak invasi Rusia ke Ukraina.

Rangkaian pertama Piala Dunia bobsled dan skeleton musim ini dijadwalkan berlangsung pada 27 November di Altenberg, Jerman.

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/olahraga-lain/federasi-bobsled-perpanjang-larangan-tim-rusia-di-ajang-piala-dunia
133
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini