FIS Tanggapi Keluhan Gu Ailing soal Jadwal Latihan Halfpipe di Olimpiade
Gu Ailing sempat mengusulkan waktu latihan individu atau kesempatan berlatih bersama atlet snowboard lain, namun proposalnya tidak diterima FIS. (Foto: AP)
Federasi Ski dan Snowboard Internasional (FIS) memberikan klarifikasi terkait keluhan freeski skier Gu Ailing mengenai jadwal latihan halfpipe yang dianggap tidak adil pada Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026.
FIS melalui Direktur Komunikasi Bruno Sassi menanggapi pertanyaan Xinhua pada Minggu pagi.
Menurut Sassi, FIS tidak mengurangi kesempatan latihan para atlet, termasuk Gu, yang dikabarkan jadwal latihannya terganggu karena bersamaan dengan final women's big air.
Gu Ailing merupakan salah satu dari lima atlet wanita yang dijadwalkan mengikuti sesi uji coba halfpipe pada hari itu.
“Sebagai informasi, telah ada tiga sesi latihan menjelang kualifikasi, lebih banyak dibandingkan dua sesi normal di Piala Dunia,” tulis Sassi.
Ia menekankan bahwa FIS tidak memangkas kesempatan latihan, justru memberikan peluang tambahan bagi para atlet untuk menyesuaikan diri dengan arena dan kondisi kompetisi.
Sassi juga menambahkan bahwa undangan sesi uji coba khusus ini diberikan kepada lima pria dan lima wanita untuk memberikan masukan konstruktif terkait bentuk, konstruksi, dan kelayakan halfpipe, bukan sebagai pembatasan latihan.
Menanggapi pernyataan Gu yang menyebut konflik jadwal juga terjadi pada Olimpiade Beijing 2022, Sassi menjelaskan bahwa penyusunan program Olimpiade merupakan proses kompleks yang melibatkan kerja sama luas antara IOC dan federasi internasional.
“Setiap upaya dilakukan untuk memfasilitasi jadwal latihan dan kompetisi terbaik bagi atlet, namun bagi mereka yang memilih bertanding di beberapa disiplin atau event, konflik kadang tidak terhindarkan,” tulisnya.
Gu Ailing, yang tampil di slopestyle, big air, dan halfpipe, sebelumnya menyatakan bahwa final big air sepenuhnya bertabrakan dengan hari pertama latihan halfpipe, sehingga ia kehilangan sepertiga dari total waktu latihan sembilan jam yang dibagi menjadi tiga sesi.
Ia sempat mengusulkan waktu latihan individu atau kesempatan berlatih bersama atlet snowboard lain, namun proposalnya tidak diterima FIS.
“Saya kecewa dengan FIS, bukan marah, tapi kecewa. Olimpiade seharusnya menjadi simbol aspirasi, dan kemampuan melakukan sesuatu di luar biasa seharusnya dirayakan, bukan dihukum,” ujar Gu Ailing.
Masalah ini menyoroti tantangan penyusunan jadwal kompetisi Olimpiade bagi atlet yang mengikuti lebih dari satu cabang.
FIS menegaskan tetap berkomitmen memberikan fasilitas latihan dan uji coba yang optimal, meski konflik waktu antar-nomor kadang sulit dihindari.
Artikel Tag: Olimpiade Musim Dingin, Milano Cortina 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/olahraga-lain/fis-tanggapi-keluhan-gu-ailing-soal-jadwal-latihan-halfpipe-di-olimpiade
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini