Gagal Raih Medali Olimpiade, Pelatih Biathlon AS Armin Auchentaller Mundur
Armin Auchentaller mengaku bersyukur atas pengalaman selama lebih dari satu dekade bersama tim biathlon Amerika Serikat. (Foto: AP)
Pelatih kepala tim biathlon Amerika Serikat Armin Auchentaller akan meninggalkan jabatannya pada akhir musim ini setelah timnya gagal meraih medali pada Olimpiade Musim Dingin terbaru.
Organisasi U.S. Biathlon mengumumkan keputusan tersebut pada Rabu waktu setempat. Hingga kini, belum ada pengganti yang ditunjuk untuk posisi yang selama ini mengawasi sekaligus tim putra dan putri.
Armin Auchentaller mengambil peran ganda tersebut setelah pelatih tim putra sebelumnya mundur usai Olimpiade Musim Dingin 2022.
Sejak saat itu, pelatih asal Italia tersebut memimpin seluruh program tim nasional biathlon Amerika Serikat.
Pada Olimpiade Musim Dingin 2026, tim biathlon AS sebenarnya datang dengan harapan besar untuk mencatat sejarah dengan meraih medali Olimpiade pertama mereka di cabang tersebut. Namun target tersebut tidak tercapai.
Armin Auchentaller bahkan memiliki keunggulan tersendiri menjelang Olimpiade di Italia karena ia tumbuh besar dan berlatih di lintasan yang digunakan dalam kompetisi tersebut, yakni di kawasan Anterselva.
Sejumlah staf tim, termasuk asisten pelatih dan teknisi pelapis ski, juga berasal dari wilayah yang sama.
Tim biathlon AS bahkan sempat membuat film dokumenter berjudul Long Shots: U.S. Biathlon's Underdog Story, yang menceritakan perjuangan mereka mengejar podium Olimpiade pertama.
Namun hasil di lapangan tidak berjalan sesuai harapan.
Atlet andalan tim Campbell Wright, yang sebelumnya meraih dua medali perak di kejuaraan dunia, menyebut kondisi peralatan menjadi salah satu kendala tim saat bertanding.
Menurut Wright, ski yang digunakan dalam lomba individu 20 kilometer di Olimpiade tidak memiliki lapisan lilin yang optimal sehingga lebih lambat di lintasan.
Ia menyebut balapan tersebut berlangsung sangat berat karena kondisi peralatan yang tidak ideal.
Meski demikian, Wright tetap mencatatkan hasil terbaik tim Amerika Serikat pada Olimpiade tersebut.
Ia finis di posisi kedelapan dalam nomor pursuit 12,5 kilometer dan membantu tim putra meraih posisi kelima dalam estafet 4 x 7,5 kilometer.
Dari delapan anggota tim biathlon AS yang berlaga, hanya tiga atlet yang berhasil finis cukup tinggi pada lomba sprint untuk lolos ke nomor pursuit, yakni Wright, Paul Schommer, dan Deedra Irwin.
Wright juga menjadi satu-satunya atlet Amerika Serikat yang tampil pada nomor mass start 15 kilometer, yang diikuti 30 atlet terbaik berdasarkan peringkat Olimpiade dan Piala Dunia. Ia finis di posisi terakhir pada lomba tersebut.
Dalam pernyataan resminya, Armin Auchentaller tidak menjelaskan alasan pasti keputusannya meninggalkan tim atau rencana karier selanjutnya.
Namun ia mengaku bersyukur atas pengalaman selama lebih dari satu dekade bersama tim biathlon Amerika Serikat.
“Saat saya meninggalkan peran saya di U.S. Biathlon setelah 13 tahun, saya melakukannya dengan hati yang penuh rasa syukur,” ujar Armin Auchentaller dalam pernyataan resmi tim.
CEO U.S. Biathlon Jack Gierhart memuji kontribusi Auchentaller dalam membangun fondasi jangka panjang bagi program biathlon Amerika Serikat.
Menurutnya, Auchentaller tidak hanya fokus pada hasil kompetisi, tetapi juga membentuk budaya tim yang berlandaskan kerja keras, rasa hormat, serta mentalitas berkembang.
Peran Auchentaller di tim nasional juga sempat berubah beberapa kali sepanjang kariernya. Ia pertama kali bergabung sebagai pelatih tim putra pada 2009.
Pada 2014, ia meninggalkan tim AS untuk melatih tim putri Swiss sebelum kembali pada 2018 sebagai pelatih tim putri Amerika Serikat.
Ia memimpin tim putri pada Olimpiade Musim Dingin 2022 Beijing, ketika Irwin mencatat finis ketujuh pada nomor individu 15 kilometer—hasil individu terbaik dalam sejarah biathlon Amerika Serikat di Olimpiade.
Namun setelah pelatih tim putra saat itu, Vegard Bitnes, meninggalkan tim usai Olimpiade Beijing, Auchentaller mengambil alih tanggung jawab untuk kedua tim.
Beberapa atlet menilai penggabungan program pelatihan putra dan putri berdampak pada performa tim wanita.
Atlet Joanne Reid menyatakan hasil tim putri menunjukkan penurunan setelah tidak lagi memiliki pelatih khusus.
Menurut Reid, penggunaan program latihan yang sama untuk dua tim dengan kebutuhan berbeda dapat membuat salah satu pihak tidak mendapatkan persiapan yang optimal.
Artikel Tag: Olimpiade Musim Dingin
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/olahraga-lain/gagal-raih-medali-olimpiade-pelatih-biathlon-as-armin-auchentaller-mundur
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini