Greg Westlake Akhiri Pensiun demi Tampil di Paralimpiade Milan-Cortina 2026
Milano Cortina 2026 juga memiliki makna khusus bagi Greg Westlake karena dua dekakde lalu di Italia, ia ikut menyumbang emas untuk Kanada di Turin 2006. (Foto: AP)
Pemain veteran hoki es kursi roda Kanada, Greg Westlake, kembali ke arena Paralimpiade Musim Dingin setelah sempat pensiun usai tampil di Beijing 2022.
Atlet berusia 39 tahun itu kini kembali memperkuat tim nasional Kanada pada Paralimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026.
Westlake sebelumnya mengakhiri karier bermainnya setelah Paralimpiade Beijing 2022, yang merupakan penampilan kelimanya di ajang tersebut.
Setelah pensiun, ia bergabung dengan staf pelatih sebagai asisten pelatih tim nasional Para hoki es Kanada.
Selama tiga tahun menjalani peran tersebut, Westlake ikut membantu tim Kanada meraih medali emas Kejuaraan Dunia pada 2024, yang menjadi gelar pertama mereka setelah tujuh tahun.
Namun, keinginan untuk kembali bermain membuatnya memutuskan keluar dari masa pensiun.
Milano Cortina 2026 juga memiliki makna khusus bagi Greg Westlake.
Paralimpiade Musim Dingin kembali digelar di Italia setelah dua dekade, lokasi yang menyimpan kenangan manis baginya ketika Kanada meraih emas pada Paralimpiade Musim Dingin Turin 2006.
Pada saat itu, Westlake yang masih remaja mencatat delapan poin sepanjang turnamen, termasuk saat Kanada mengalahkan Norwegia 3-0 pada laga final untuk meraih medali emas pertama mereka di cabang Para hoki es.
Setelah itu, kariernya terus berkembang. Westlake kemudian dipercaya menjadi kapten tim Kanada setelah tampil di Paralimpiade Vancouver.
Ia memimpin tim meraih perunggu pada Sochi 2014 Winter Paralympics dan perak di PyeongChang 2018 Winter Paralympics.
Dengan total empat medali Paralimpiade, Greg Westlake kini kembali dengan target menambah koleksi medali sekaligus mengulang keberhasilan Kanada meraih emas.
“Kami selalu datang ke Paralimpiade dengan target meraih emas,” kata Westlake. Ia mengakui Kanada beberapa kali gagal mencapai tujuan tersebut sejak 2006, sehingga tim kini memiliki motivasi besar untuk kembali merebut gelar.
Perkembangan teknologi juga memberi pengalaman baru bagi Westlake.
Pada edisi Paralimpiade kali ini, ia menggunakan kereta luncur (sledge) khusus yang dibuat secara personal dengan teknologi pemindaian tubuh tiga dimensi. Peralatan tersebut membuatnya merasa lebih cepat dan nyaman saat bermain.
Di luar lapangan, kehidupan Greg Westlake juga berubah. Paralimpiade Milano Cortina 2026 menjadi yang pertama baginya sebagai seorang ayah dari dua anak.
Ia mengaku kini memiliki perspektif berbeda saat bermain karena ingin menjadi contoh bagi keluarganya.
Tim Kanada sendiri memulai turnamen dengan hasil meyakinkan setelah mengalahkan Slovakia 8-0 pada pertandingan penyisihan di Milan.
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/olahraga-lain/greg-westlake-akhiri-pensiun-demi-tampil-di-paralimpiade-milan-cortina-2026
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini