Isao Harimoto, Legenda Bisbol Jepang dan Penyintas Hiroshima, Tutup Usia

Penulis: Hanif Rusli
Jumat 11 Sep 2026, 21:00 WIB - 126 views
Isao Harimoto menjadi pemain pertama dalam sejarah bisbol Jepang yang mencapai 3.000 hit pada 1980 dan mengakhiri karier dengan 3.085 hit. (Foto: AP)

Isao Harimoto menjadi pemain pertama dalam sejarah bisbol Jepang yang mencapai 3.000 hit pada 1980 dan mengakhiri karier dengan 3.085 hit. (Foto: AP)

Ligaolahraga.com -

Isao Harimoto, legenda bisbol Jepang yang selamat dari bom atom Hiroshima dan masih memegang rekor hit terbanyak dalam sejarah bisbol Jepang, meninggal dunia pada usia 86 tahun.

Golden Players Club, organisasi yang beranggotakan para pemain bisbol elite Jepang, mengumumkan Harimoto meninggal pada Rabu (9/9).

Organisasi tersebut tidak menjelaskan penyebab kematiannya.

Harimoto memulai karier profesional pada 1959 bersama Toei Flyers, klub yang kemudian menjadi Nippon Ham Fighters.

Ia menjadi pemain pertama dalam sejarah bisbol Jepang yang mencapai 3.000 hit pada 1980 dan mengakhiri karier dengan 3.085 hit. Prestasi tersebut membuatnya mendapat julukan "Hit Machine".

Lahir dari orang tua keturunan Korea di Hiroshima pada 1940, Isao Harimoto menghadapi berbagai kesulitan sejak kecil.

Saat berusia empat tahun, ia mengalami luka bakar parah pada tangan kanannya yang membuat sebagian besar fungsi tangan tersebut hilang.

Setahun kemudian, Harimoto selamat dari bom atom yang dijatuhkan Amerika Serikat di Hiroshima pada 6 Agustus 1945.

Ayahnya meninggal tidak lama setelah Perang Dunia II, sementara ibunya bekerja keras mengelola rumah makan untuk menghidupi keluarga.

Harimoto mulai bermain bisbol saat duduk di sekolah dasar dan belajar bermain dengan tangan kiri.

Ketika di sekolah menengah, ia bercita-cita menjadi pemain profesional agar dapat menghasilkan uang dan memberikan kehidupan yang lebih baik bagi ibunya.

Kemampuan memukulnya segera menonjol. Ia meraih penghargaan Rookie of the Year pada 1959 setelah mencatat 115 hit, masuk All-Star untuk pertama kalinya pada 1960, serta merebut gelar batting pada 1961.

Setahun kemudian, ia mencatat musim pertamanya dengan sedikitnya 30 home run sekaligus membantu timnya meraih satu-satunya gelar Japan Series dalam kariernya.

Pada 1976, Harimoto bergabung dengan Yomiuri Giants dan bermain bersama legenda Sadaharu Oh.

Ia kemudian pindah ke Chiba Lotte Marines pada 1980 dan mencapai 3.000 hit serta 500 home run. Ia pensiun pada 1981.

Selama 23 tahun karier, Harimoto terpilih 18 kali untuk All-Star, mencatat 504 home run dan tampil dalam 2.752 pertandingan.

Ia masuk Japanese Baseball Hall of Fame pada 1990.

Setelah pensiun, Isao Harimoto menjadi komentator bisbol populer yang dikenal karena pandangannya yang lugas. Ia juga aktif menyuarakan perdamaian dan perlucutan senjata nuklir.

Harimoto kerap menceritakan pengalamannya sebagai penyintas Hiroshima dan mengaku khawatir suatu hari mengalami penyakit terkait paparan bom atom.

Ia juga bertekad terus menyampaikan sejarah tersebut sebagai salah satu penyintas yang masih hidup.

Artikel Tag: bisbol

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/olahraga-lain/isao-harimoto-legenda-bisbol-jepang-dan-penyintas-hiroshima-tutup-usia
126
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini