Latvia Amankan Medali Bersejarah di Curling Paralimpiade Milan-Cortina
Polina Rozkova (kiri) dan Agris Lasmans berpose dengan medali perunggu di Paralimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026. (Foto: AP)
Tim Latvia mencatat sejarah dengan meraih medali pertama mereka di ajang Paralimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026 setelah mengalahkan Amerika Serikat dalam perebutan medali perunggu nomor wheelchair curling ganda campuran.
Pertandingan yang berlangsung di Cortina Curling Olympic Stadium, Cortina d’Ampezzo, berlangsung dramatis dan harus ditentukan hingga babak tambahan sebelum Latvia akhirnya memastikan kemenangan.
Laga tersebut berjalan sangat ketat hingga lemparan terakhir yang menentukan hasil akhir. Kemenangan itu sekaligus menghadirkan podium pertama bagi Latvia dalam sejarah partisipasi mereka di Paralimpiade Musim Dingin.
Salah satu pemain Latvia, Polina Rozkova, mengaku bangga dengan pencapaian timnya setelah melalui pertandingan yang sangat menegangkan.
Menurut Rozkova, mereka harus menghadapi sejumlah tim kuat sepanjang turnamen dan keberhasilan meraih medali ditentukan oleh selisih yang sangat tipis.
Ia menilai medali tersebut memiliki arti penting bukan hanya bagi tim, tetapi juga bagi perkembangan olahraga difabel di negaranya.
Rozkova mengatakan minat terhadap curling kursi roda di Latvia sebenarnya mulai meningkat sejak Paralimpiade Beijing 2022.
Bahkan, beberapa pemain baru mampu berkembang dengan cepat hingga masuk tim nasional dalam waktu singkat.
Meski demikian, ia juga mengakui bahwa perkembangan olahraga tersebut masih menghadapi kendala, terutama terkait keterbatasan fasilitas dan pendanaan.
Saat ini Latvia hanya memiliki satu fasilitas curling khusus yang terletak di Riga.
Berbeda dengan banyak olahraga lain yang dapat dilatih di pusat kebugaran, curling memerlukan arena es khusus sehingga membutuhkan dukungan infrastruktur yang lebih besar.
Rozkova berharap keberhasilan meraih medali di Cortina dapat membantu meningkatkan perhatian pemerintah dan sponsor terhadap olahraga ini sehingga membuka peluang bagi atlet-atlet muda.
Selain aspek olahraga, kemenangan di Italia juga memiliki makna emosional bagi Rozkova. Ia mengaku telah menyukai Italia sejak kecil, mulai dari makanan, bahasa, hingga keramahan masyarakatnya.
Pemandangan pegunungan di sekitar Cortina juga memberikan kesan mendalam bagi atlet yang berasal dari negara Baltik yang relatif datar tersebut.
Di balik ketenangan yang ia tunjukkan di lapangan, Rozkova juga memiliki sumber dukungan emosional yang tidak biasa, yakni kucing peliharaannya bernama Archibald Demizy.
Ia mengatakan hewan peliharaan itu sering menjadi sumber ketenangan setelah menghadapi tekanan kompetisi dan selalu menemaninya dalam berbagai aktivitas sehari-hari.
Bagi Rozkova, curling kursi roda bukan sekadar olahraga teknik, tetapi juga membutuhkan kekompakan tim yang kuat agar dapat mencapai hasil maksimal di tingkat internasional.
Artikel Tag: paralimpiade
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/olahraga-lain/latvia-amankan-medali-bersejarah-di-curling-paralimpiade-milan-cortina
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini