Matt Hudson-Smith Pertanyakan Pembayaran Grand Slam Track
Matt Hudson-Smith tercatat sebagai salah satu pihak yang memiliki tagihan terhadap Grand Slam Track, yakni sebesar 147.500 dolar AS. (Foto: AP)
Peraih medali perak Olimpiade Matt Hudson-Smith mengaku tidak mengetahui apakah dirinya sudah menerima pembayaran dari Grand Slam Track, liga atletik yang mengajukan perlindungan kebangkrutan Chapter 11 pada akhir 2025.
Hudson-Smith menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers menjelang Kejuaraan Eropa di Birmingham, Inggris, Minggu (9/8).
Pernyataannya muncul setelah Michael Johnson, pendiri Grand Slam Track, mengklaim telah menemukan solusi untuk membayar para atlet yang masih memiliki hak finansial dari liga tersebut.
"Saya akan jujur, ingatan saya seperti ikan, jadi saya tidak ingat apa yang sedang terjadi," kata Matt Hudson-Smith, yang merupakan juara Eropa dua kali nomor 400 meter.
Dalam dokumen pengajuan kebangkrutan di Pengadilan Kepailitan Amerika Serikat untuk Distrik Delaware pada Januari 2026, Hudson-Smith tercatat sebagai salah satu pihak yang memiliki tagihan terhadap Grand Slam Track.
Nilai yang tercantum mencapai 147.500 dolar AS atau sekitar Rp2,4 miliar dengan kurs saat ini.
Atlet Inggris berusia 31 tahun itu mengatakan sepanjang tahun ini fokus utamanya adalah mempersiapkan diri menghadapi Kejuaraan Eropa.
Karena itu, ia mengaku tidak mengikuti secara detail perkembangan pembayaran dari Grand Slam Track.
"Sepanjang tahun ini saya hanya fokus pada Kejuaraan Eropa. Grand Slam, saya tidak tahu apakah saya sudah dibayar. Sejujurnya, Anda bisa mengutip perkataan saya itu," ujar Hudson-Smith.
Grand Slam Track didirikan Johnson dengan skema kontrak gaji dan biaya penampilan untuk sejumlah atlet papan atas.
Liga tersebut menggelar empat seri pada 2025, tetapi kompetisi harus dihentikan lebih awal setelah membatalkan seri terakhir di Los Angeles pada Juni.
Dokumen pengadilan mencatat lebih dari 300 individu dan perusahaan memiliki tagihan terhadap Grand Slam Track dengan nilai keseluruhan sekitar 40 juta dolar AS.
Salah satu atlet yang tercatat adalah pelari gawang Eric Edwards Jr., yang sebelumnya mengatakan kepada Associated Press bahwa uang yang belum dibayarkan dibutuhkan untuk kebutuhan praktis seperti membayar sewa tempat tinggal.
Johnson sebelumnya mengatakan kepada The Telegraph bahwa dirinya menghabiskan setahun terakhir mencari solusi untuk menyelesaikan kewajiban kepada para atlet.
"Semua orang sudah dibayar — 11 juta dolar AS untuk tiga pertemuan, lebih banyak daripada yang pernah dibayarkan kepada atlet atletik untuk berkompetisi," kata Johnson.
Namun, keterangan tambahan pada video wawancara tersebut menyebutkan bahwa sebagian dana 11 juta dolar AS masih ditempatkan dalam rekening escrow dan proses distribusinya belum selesai.
Matt Hudson-Smith sendiri meraih medali perak nomor 400 meter pada Olimpiade Paris 2024.
Ia kini memusatkan perhatian pada Kejuaraan Eropa di Birmingham sambil menunggu kejelasan mengenai pembayaran yang menjadi haknya dari Grand Slam Track.
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/olahraga-lain/matt-hudson-smith-pertanyakan-pembayaran-grand-slam-track
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini