Mengintip Kehidupan “Hangat” Atlet di Desa Olimpiade Cortina 2026

Penulis: Hanif Rusli
Kamis 05 Feb 2026, 12:06 WIB - 145 views
Sekitar 1.400 atlet, pelatih, dan anggota tim tinggal di kompleks tersebut selama penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026. (Foto: AP)

Sekitar 1.400 atlet, pelatih, dan anggota tim tinggal di kompleks tersebut selama penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026. (Foto: AP)

Ligaolahraga.com -

Desa Olimpiade dan Paralimpiade Cortina menjadi rumah sementara bagi ratusan atlet yang akan berlaga dalam Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026.

Terletak di lembah pegunungan Alpen, lokasi ini menghadirkan suasana khas musim dingin yang memukau dengan hamparan salju dan panorama pegunungan Dolomites yang mengelilinginya.

Sekitar 1.400 atlet, pelatih, dan anggota tim tinggal di kompleks tersebut selama penyelenggaraan ajang olahraga terbesar dunia ini.

Mereka menempati 377 unit trailer yang berjarak sekitar 10 menit perjalanan dari pusat kota Cortina.

Selain desa atlet di Cortina, terdapat juga desa utama lainnya yang berada di Milan.

Kehidupan di desa atlet terasa hangat meskipun cuaca dingin menyelimuti kawasan tersebut.

Para atlet memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia, seperti pusat kebugaran, ruang rekreasi, ruang santai, ruang makan, ruang pijat, hingga ruang ibadah.

Selain berlatih, para atlet juga saling berinteraksi, bertukar pin tim nasional, hingga menikmati kopi bersama di stan kopi luar ruangan yang menjadi salah satu tempat favorit mereka.

Atlet curling asal Amerika Serikat, Cory Thiesse, menggambarkan suasana desa atlet sebagai pengalaman yang menyenangkan.

Ia menyebut tinggal bersama atlet dari berbagai negara, berlatih dan makan bersama, serta bangun dengan pemandangan pegunungan menjadi pengalaman yang terasa seperti mimpi.

Setiap trailer di desa atlet dibagi menjadi dua kamar yang masing-masing dapat ditempati dua orang. Fasilitasnya cukup sederhana, dilengkapi tempat tidur, kamar mandi, serta toilet.

Sekitar setengah dari trailer tersebut juga dirancang ramah bagi atlet Paralimpiade yang akan berlaga pada Maret mendatang.

Sebelum kedatangan atlet, sempat muncul kekhawatiran terkait kenyamanan hunian trailer, terutama mengenai sistem pemanas dan sanitasi.

Namun, atlet skeleton Australia, Nick Timmings, mengaku kondisi hunian tersebut cukup nyaman dan hangat.

Ia bahkan berbagi kamar dengan pelatihnya yang juga merupakan saudara kembarnya.

Para atlet juga menghias bagian luar trailer dengan bendera dan simbol kebanggaan negara masing-masing. Tim Kanada, misalnya, menempatkan patung rusa merah di depan area hunian mereka sebagai identitas tim.

Selain fasilitas lengkap, desa atlet juga menjadi tempat bertemunya berbagai budaya.

Para atlet memanfaatkan area umum untuk berkenalan dengan peserta dari negara lain, sekaligus menikmati hidangan khas Italia seperti lasagna dan cannoli yang menjadi favorit banyak penghuni desa.

Dengan suasana salju yang terus turun dan panorama pegunungan yang indah, Desa Olimpiade Cortina menghadirkan atmosfer yang mencerminkan semangat Olimpiade Musim Dingin.

Artikel Tag: olimpiade, Olimpiade Musim Dingin

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/olahraga-lain/mengintip-kehidupan-hangat-atlet-di-desa-olimpiade-cortina-2026
145
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini