Mohammed Usman Diskors 30 Bulan oleh UFC Usai Positif Doping Testosteron

Penulis: Hanif Rusli
Minggu 18 Jan 2026, 05:15 WIB - 145 views
Mohammed Usman (kiri) dan sang kakak, Kamaru Usman. (Foto: Fight TV)

Mohammed Usman (kiri) dan sang kakak, Kamaru Usman. (Foto: Fight TV)

Ligaolahraga.com -

Petarung kelas berat UFC, Mohammed Usman, dijatuhi sanksi larangan bertanding selama 30 bulan setelah terbukti menggunakan zat terlarang berupa testosteron.

Keputusan tersebut diumumkan Combat Sports Anti-Doping (CSAD) pada Kamis (16/1/2026), menyusul hasil tes doping di luar masa pertandingan yang dilakukan pada September lalu.

Mohammed Usman (11-4), yang juga dikenal sebagai adik dari mantan juara kelas welter UFC Kamaru Usman, dinyatakan positif testosteron saat menjalani tes menjelang laga melawan Valter Walker.

Akibat temuan itu, ia langsung dicoret dari jadwal pertandingan dan kemudian menjalani proses investigasi lebih lanjut oleh CSAD.

Dalam pernyataannya, CSAD menyebutkan bahwa Usman akhirnya mengakui telah menggunakan testosteron serta peptida terlarang BPC-157.

Namun, pengakuan tersebut dinilai tidak kooperatif sejak awal.

Menurut badan anti-doping tersebut, Usman sempat memberikan keterangan yang tidak benar dan berupaya menyesatkan proses penyelidikan.

Karena adanya unsur “upaya menipu” inilah, hukuman standar dua tahun untuk penggunaan testosteron diperberat dengan tambahan enam bulan, sehingga total sanksi menjadi 30 bulan.

Larangan bertanding ini berlaku surut sejak 9 Oktober 2025 dan akan berakhir pada 9 April 2028.

Artinya, Usman baru bisa kembali berkompetisi di Octagon ketika usianya mendekati 39 tahun.

Kondisi tersebut tentu menjadi pukulan besar bagi kariernya, terutama setelah ia sempat mencoba membangun kembali momentum di divisi kelas berat.

Mohammed Usman merupakan pemenang ajang The Ultimate Fighter (TUF) musim ke-30 dan telah mencatatkan rekor 4-3 di UFC.

Pertarungan terakhirnya berlangsung pada Juni 2025, saat ia meraih kemenangan angka atas Hamdy Abdelwahab.

Kemenangan tersebut sempat membuka harapan bagi Usman untuk kembali bersaing secara konsisten di kelas berat, sebelum akhirnya kasus doping ini mencuat.

CSAD menegaskan bahwa penggunaan beberapa zat terlarang sekaligus, ditambah dengan perilaku menghalangi atau menyesatkan proses penegakan aturan, termasuk dalam kategori “keadaan yang memberatkan”.

 Oleh karena itu, badan tersebut menilai hukuman tambahan layak diberikan demi menjaga integritas dan kredibilitas kompetisi UFC.

Sementara Mohammed Usman harus menepi cukup lama, sorotan publik kini kembali tertuju pada sang kakak, Kamaru Usman, yang masih membidik peluang kembali ke perebutan gelar.

Namun bagi Mohammed Usman, sanksi hingga 2028 ini menjadi tantangan terbesar dalam kelanjutan karier profesionalnya di dunia MMA.

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/olahraga-lain/mohammed-usman-diskors-30-bulan-oleh-ufc-usai-positif-doping-testosteron
145
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini