Ronda Rousey Kritik Keras Juara UFC Kayla Harrison di Tengah Persiapan Laga
Ronda Rousey menyinggung peran dirinya dalam perkembangan MMA wanita, termasuk keberadaan divisi tertentu di UFC. (Foto: Fight TV)
Ronda Rousey melontarkan kritik tajam kepada juara kelas bantam UFC, Kayla Harrison, dalam konferensi pers jelang kembalinya ia ke arena MMA.
Komentar keras itu muncul setelah Harrison sebelumnya menyebut cerita Rousey soal pengalaman latihan judo mereka sebagai kebohongan.
Dalam sebuah podcast, Harrison meragukan kisah Rousey yang mengaku mengalahkan banyak lawan dalam sesi latihan “king of the hill”, sebelum akhirnya dihentikan oleh judoka pria.
Menanggapi hal tersebut, Rousey bereaksi keras dan mempertanyakan kredibilitas Harrison.
“Siapa kamu sampai berani menyebut saya pembohong?” kata Rousey dalam sesi wawancara.
Ronda Rousey juga menyinggung peran dirinya dalam perkembangan MMA wanita, termasuk keberadaan divisi tertentu di UFC.
Ia menyebut bahwa karier Harrison di organisasi tersebut tidak lepas dari kontribusinya di masa lalu.
Selain itu, Rousey turut mengkritik popularitas Harrison dibanding dirinya dan Gina Carano.
Ia menilai Harrison belum mampu menyamai dampak yang telah diberikan generasi sebelumnya dalam mengangkat MMA wanita ke level global.
Ketegangan ini terjadi di tengah persiapan Rousey menghadapi Carano dalam sebuah ajang besar yang akan digelar pada 16 Mei mendatang melalui platform streaming Netflix.
Pertarungan tersebut menjadi sorotan karena menandai kembalinya dua nama besar ke dunia MMA.
Rousey juga menyinggung situasi Harrison yang sebelumnya dijadwalkan menghadapi Amanda Nunes, namun batal karena cedera leher yang membutuhkan operasi.
Ia mempertanyakan posisi laga Harrison yang tidak menjadi partai utama dalam kartu pertandingan sebelumnya.
Lebih lanjut, Ronda Rousey membandingkan nilai finansial pertarungan mereka.
Ia mengklaim bahwa bayaran petarung dalam ajang yang akan datang lebih tinggi dibanding standar UFC saat ini, sekaligus membuka peluang perubahan dalam struktur kompensasi atlet.
Menurut Rousey, setiap petarung dalam kartu pertandingan tersebut akan menerima bayaran minimum yang jauh di atas standar dasar UFC.
Ia melihat hal ini sebagai langkah awal menuju peningkatan daya tawar petarung di industri MMA.
Rousey juga menilai pertarungannya melawan Carano bukan sekadar laga biasa, melainkan bagian dari perubahan besar dalam dunia MMA, terutama dengan keterlibatan platform besar seperti Netflix.
Perseteruan verbal antara Rousey dan Harrison menambah panas suasana jelang laga besar tersebut.
Meski belum ada rencana pertarungan langsung di antara keduanya, rivalitas ini diperkirakan akan terus berkembang seiring dinamika di divisi wanita UFC.
Dengan kembalinya Ronda Rousey ke oktagon, perhatian publik kembali tertuju pada perkembangan MMA wanita, sekaligus membuka peluang munculnya pertarungan besar lainnya di masa depan.
Artikel Tag: ronda rousey, UFC, Kayla Harrison
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/olahraga-lain/ronda-rousey-kritik-keras-juara-ufc-kayla-harrison-di-tengah-persiapan-laga
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini