Seluruh Swiss Rayakan Sukses Franjo Von Allmen Sabet Tiga Emas Olimpiade

Penulis: Hanif Rusli
Jumat 13 Feb 2026, 04:34 WIB - 101 views
Meski kini menjadi pahlawan nasional, Franjo Von Allmen mengaku masih sulit memahami besarnya pencapaian tersebut. (Foto: AP)

Meski kini menjadi pahlawan nasional, Franjo Von Allmen mengaku masih sulit memahami besarnya pencapaian tersebut. (Foto: AP)

Ligaolahraga.com -

Swiss dilanda euforia setelah atlet ski alpen berusia 24 tahun, Franjo von Allmen, mencetak prestasi luar biasa dengan meraih tiga medali emas pada Olimpiade Musim Dingin Milan–Cortina 2026.

Keberhasilan tersebut menempatkannya dalam daftar eksklusif legenda ski alpen putra yang mampu memenangi tiga emas dalam satu Olimpiade, mengikuti jejak Toni Sailer (Austria, 1956) dan Jean-Claude Killy (Prancis, 1968).

Perayaan terasa hingga ke kampung halamannya di Boltigen, sekitar 45 kilometer di selatan Bern.

Wajah Von Allmen terpampang di halaman utama situs resmi kota tersebut dengan pesan sederhana, “Franjo, kami bangga padamu.”

Media Swiss pun ramai memuji penampilannya, menyebut gaya meluncurnya memiliki “ringan yang nyaris tak nyata”.

Antusiasme masyarakat juga terlihat dari berbagai cara unik untuk menghormatinya.

Anak-anak sekolah menulis lagu khusus untuk sang juara, seorang tukang daging setempat menjual “sosis Franjo”, sementara toko roti milik pamannya memperkenalkan camilan energi bertema dirinya.

Sebuah pub bahkan menciptakan minuman berwarna biru bernama “Franjo shot”, terinspirasi garis lintasan ski.

Perjalanan Franjo Von Allmen menuju puncak prestasi tidaklah mudah.

Ia kehilangan ayahnya saat berusia 17 tahun, yang membuat kondisi finansial keluarganya sulit dan hampir memaksanya berhenti dari dunia ski.

Melalui kampanye penggalangan dana yang berhasil mengumpulkan sekitar 16.000 euro, ia dapat melanjutkan latihan selama satu musim lagi hingga akhirnya masuk tim nasional Swiss.

“Kepergian ayah saya membuat semuanya berubah. Pertanyaannya saat itu hanya apakah saya bisa terus bermain ski,” kenangnya.

Ia mengaku selalu harus bekerja lebih keras dibandingkan atlet lain untuk mencapai mimpinya.

Sebelum Olimpiade, Von Allmen mulai menarik perhatian dunia setelah memenangi lomba Piala Dunia super-G pada 2025 dan kemudian merebut gelar juara dunia downhill.

Ia juga sempat mengalahkan rekan setim sekaligus juara dunia Marco Odermatt dalam kompetisi pemanasan jelang Olimpiade.

Meski kini menjadi pahlawan nasional, Franjo Von Allmen mengaku masih sulit memahami besarnya pencapaian tersebut.

Ia berjanji tetap menjadi dirinya sendiri sambil menikmati keberhasilan yang ia sebut terasa “seperti film” dan belum sepenuhnya nyata.

Artikel Tag: Olimpiade Musim Dingin, Milano Cortina 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/olahraga-lain/seluruh-swiss-rayakan-sukses-franjo-von-allmen-sabet-tiga-emas-olimpiade
101
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini