Song Yadong Selangkah Lagi Ukir Sejarah UFC untuk China
Song Yadong
Berita MMA: Perjalanan panjang Song Yadong di dunia seni bela diri campuran mulai menunjukkan hasil nyata. Petarung asal China itu kini menempati peringkat lima kelas bantam UFC, posisi tertinggi yang pernah dicapai petarung pria dari negaranya. Capaian tersebut menempatkan Song sebagai kandidat serius penantang gelar juara.
Song memulai karier profesionalnya di MMA pada 2013 dan masuk ke UFC sejak 2017. Dalam kurun waktu tersebut, ia telah melakoni total 15 pertarungan di oktagon dengan catatan 11 kemenangan, tiga kekalahan, dan satu hasil imbang. Konsistensi performa serta kematangan bertarung membuat namanya terus menanjak di divisi bantam yang dikenal sangat kompetitif.
Peluang besar menanti Song pada 24 Januari mendatang saat ia dijadwalkan tampil di UFC 324. Ia akan menghadapi petarung peringkat tiga sekaligus mantan juara kelas bantam, Sean O’Malley. Laga ini dipandang sebagai ujian terberat sepanjang karier Song, sekaligus pintu menuju perebutan sabuk juara jika mampu meraih kemenangan.
Dalam wawancara eksklusif bersama media Indonesia yang difasilitasi UFC, Song mengenang awal ketertarikannya pada dunia MMA. “Waktu masih kecil, saya sering menonton cuplikan pertarungan UFC,” ujar Song. “Awalnya saya tidak paham, tetapi langsung tertarik dan ingin berada di sana.”
Keinginan tersebut muncul di tengah keterbatasan, mengingat MMA belum berkembang di China saat itu. “Saya sempat bertanya apakah saya bisa melakukannya. Saat itu hampir tidak ada petarung UFC dari China,” katanya. “Saya berpikir untuk mencoba, dan sekarang saya berada di posisi teratas di negara saya.”
Tekanan sebagai kandidat penantang gelar tidak dapat dihindari Song, tetapi ia memilih menyikapinya secara realistis. “Saya tentu ingin menjadi petarung pria pertama dari China yang menjadi juara UFC,” ucapnya. “Namun saya fokus melangkah satu per satu tanpa membebani diri.”
Baginya, tekanan justru menjadi tanda bahwa ia tengah berada di jalur yang tepat. “Tekanan adalah sebuah kehormatan. Itu berarti Anda sudah berada di level yang benar,” tuturnya. “Tekanan membantu saya berkembang dan terus maju.”
Popularitas Song Yadong di China pun meningkat seiring prestasinya di UFC. Meski demikian, ia tetap merendah sembari berharap kiprahnya dapat menginspirasi generasi berikutnya. “Saya ingin menunjukkan bahwa mimpi itu bisa dicapai dengan kerja keras dan keyakinan,” pungkasnya.
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/olahraga-lain/song-yadong-selangkah-lagi-ukir-sejarah-ufc-untuk-china
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini