Swedia Terancam Tersingkir dari Curling Putra Olimpiade Milan-Cortina 2026

Penulis: Hanif Rusli
Selasa 17 Feb 2026, 20:00 WIB - 102 views
Pemain curling Swedia Oscar Eriksson beraksi dalam pertandingan round-robin Jerman di Olimpiade Milan-Cortina 2026 melawan pada Senin (16/2). (Foto: AP)

Pemain curling Swedia Oscar Eriksson beraksi dalam pertandingan round-robin Jerman di Olimpiade Milan-Cortina 2026 melawan pada Senin (16/2). (Foto: AP)

Ligaolahraga.com -

Juara bertahan curling putra Olimpiade, Swedia, berada di ambang eliminasi setelah kalah 3–7 dari Jerman dalam pertandingan round-robin di Milan-Cortina 2026 yang berlangsung di Cortina d’Ampezzo, Italia, Senin (16/2).

Kekalahan tersebut menjadi yang kelima dari enam pertandingan yang dijalani Swedia dalam fase penyisihan.

Hasil itu menempatkan Swedia di dasar klasemen sementara bersama Republik Ceko dan China, sehingga peluang mereka untuk melaju ke semifinal semakin kecil.

Tim Swedia sebelumnya merupakan kekuatan dominan dalam curling putra Olimpiade setelah meraih medali emas di Beijing 2022 dan perak di Pyeongchang 2018.

“Kami tidak tampil pada level terbaik sepanjang turnamen ini. Untuk bisa masuk playoff, Anda harus bermain di level tertinggi,” kata Rasmus Wrana, yang sebelumnya meraih emas nomor ganda campuran bersama saudarinya, Isabella Wrana, di edisi Olimpiade yang sama.

Perjalanan Swedia di turnamen ini juga diwarnai kontroversi.

Dalam pertandingan melawan Kanada, Oskar Eriksson menuduh pemain Kanada, Marc Kennedy, melakukan pelanggaran double-touch.

Insiden tersebut sempat memicu ketegangan dan membuat federasi curling dunia meningkatkan pengawasan pertandingan sebelum akhirnya kembali ke prosedur normal.

Meski demikian, Eriksson menegaskan bahwa kontroversi tersebut bukan penyebab performa buruk timnya.

Menurutnya, kekalahan dari Jerman lebih disebabkan oleh kesalahan teknis dalam pertandingan.

“Kami membuat terlalu banyak setengah pukulan dan beberapa kesalahan kecil,” ujarnya.

Ia juga menambahkan tidak menyesal telah mengangkat isu pelanggaran tersebut karena penting bagi semua tim untuk bertanding dengan aturan yang sama.

Di pertandingan lain, China meraih kemenangan pertamanya di babak round-robin setelah mengalahkan tuan rumah Italia dengan skor 11–4.

Tim China sempat unggul cepat 4–0 sebelum memastikan kemenangan lewat tambahan empat poin di end kelima.

Skip China, Xu Xiaoming, mengatakan timnya mendapat motivasi tambahan menjelang Tahun Baru Imlek.

Ia menilai kemenangan atas tuan rumah memberi dorongan moral penting setelah beberapa hasil kurang memuaskan.

Sementara itu, Kanada mengalahkan Republik Ceko 8–2 dan Norwegia menundukkan Britania Raya 7–6. Swiss memimpin klasemen sementara dengan lima kemenangan, diikuti Kanada dengan lima kemenangan dan satu kekalahan.

Norwegia dan Amerika Serikat berada tepat di belakang dengan rekor 4–2.

Dengan hanya beberapa pertandingan tersisa di fase round-robin, Swedia kini menghadapi tekanan besar untuk menjaga peluang bertahan di kompetisi curling putra Olimpiade ini.

Artikel Tag: olimpiade, Olimpiade Musim Dingin

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/olahraga-lain/swedia-terancam-tersingkir-dari-curling-putra-olimpiade-milan-cortina-2026
102
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini