Team USA Dominasi Ajang Fanatics Flag Football meski Tom Brady Bersinar
Tom Brady, yang kini berusia 48 tahun, langsung mencuri perhatian pada penampilan kompetitif pertamanya setelah lebih dari 1.000 hari. (Foto: AP)
Tom Brady sempat menunjukkan sentuhan khasnya sebagai salah satu quarterback terbaik sepanjang masa, tetapi Team USA tetap tampil dominan dalam ajang Fanatics Flag Football Classic yang digelar di Los Angeles, Sabtu (21/3) waktu setempat.
Brady, yang kini berusia 48 tahun, langsung mencuri perhatian pada penampilan kompetitif pertamanya setelah lebih dari 1.000 hari.
Ia membuka laga dengan umpan touchdown sempurna kepada Stefon Diggs di sudut end zone.
Momen itu terjadi setelah Tom Brady masuk menggantikan Jalen Hurts pada situasi fourth-and-goal dalam drive pembuka pertandingan.
Tak berhenti di situ, Tom Brady juga melepaskan umpan dua poin kepada mantan rekan setimnya di New England Patriots dan Tampa Bay Buccaneers, Rob Gronkowski, untuk membawa tim Founders FFC unggul cepat 8-0 atas Team USA.
Namun setelah awal yang menjanjikan itu, jalannya pertandingan berubah total. Team USA bangkit dan akhirnya menghancurkan Founders FFC dengan skor 43-16.
Kondisi tim Tom Brady semakin sulit setelah Gronkowski mengalami cedera hamstring, sementara para pemain Team USA tampil jauh lebih rapi, cepat, dan memahami ritme permainan flag football.
Dalam format turnamen round-robin, Team USA sebelumnya juga menang telak 39-16 atas Wildcats FFC yang diperkuat Joe Burrow, Jayden Daniels, dan Saquon Barkley.
Setelah itu, Wildcats menyingkirkan tim Brady dan Hurts lewat kemenangan 34-26.
Pada partai final, Founders sempat memberi perlawanan lebih ketat, tetapi Team USA kembali menunjukkan kelasnya dan menutup laga dengan kemenangan 24-14.
Sepanjang turnamen, tim nasional Amerika Serikat nyaris tak terbendung di sisi ofensif dan hanya sekali gagal mencetak poin, itu pun karena memilih melakukan kneel-down di akhir pertandingan.
Selain touchdown pembuka, Tom Brady masih sempat menghadirkan beberapa aksi menarik lain. Ia menjalankan versinya sendiri dari “Philly Special” dan melempar touchdown pass kepada Hurts saat menghadapi Team USA.
Meski begitu, para pemain NFL yang tampil dalam turnamen ini terlihat masih beradaptasi dengan aturan flag football setelah hanya menjalani sedikit sesi latihan.
Team USA justru tampil jauh lebih matang. Kecepatan, koordinasi, dan pemahaman taktik mereka menjadi pembeda utama.
Penampilan itu sekaligus mengirim pesan kuat menjelang debut flag football di Olimpiade Los Angeles 2028, saat sejumlah pemain NFL telah menyatakan minat untuk membela negaranya.
Nama-nama seperti Darrell “Housh” Doucette III dan Nico Casares pun menunjukkan bahwa skuad Team USA saat ini belum layak disingkirkan. Mereka membuktikan diri sebagai penguasa flag football pada turnamen ini.
Artikel Tag: Tom Brady
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/olahraga-lain/team-usa-dominasi-ajang-fanatics-flag-football-meski-tom-brady-bersinar
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini