WADA Tangguhkan Aturan Larangan Pejabat hingga Usai Piala Dunia FIFA 2026

Penulis: Hanif Rusli
Jumat 20 Mar 2026, 13:26 WIB - 110 views
Penundaan ini secara efektif menghindari potensi konflik dengan Presiden AS Donald Trump, serta pejabat AS lainnya hingga setelah gelaran Piala Dunia 2026. (Foto: AP)

Penundaan ini secara efektif menghindari potensi konflik dengan Presiden AS Donald Trump, serta pejabat AS lainnya hingga setelah gelaran Piala Dunia 2026. (Foto: AP)

Ligaolahraga.com -

World Anti-Doping Agency (WADA) menunda keputusan terkait usulan aturan yang berpotensi melarang pejabat pemerintah menghadiri ajang olahraga besar jika negara mereka menahan pembayaran iuran.

Keputusan tersebut diambil dalam rapat komite eksekutif pada Selasa (18/3), dengan pembahasan lanjutan dijadwalkan pada September mendatang.

Penundaan ini secara efektif menghindari potensi konflik dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, serta pejabat AS lainnya hingga setelah gelaran Piala Dunia FIFA 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada musim panas tahun ini.

Jika aturan tersebut disetujui pada akhir tahun, penerapannya diperkirakan terjadi sebelum Olimpiade Los Angeles 2028.

Dalam skenario itu, pejabat dari negara yang tidak memenuhi kewajiban finansial berpotensi masuk daftar larangan menghadiri ajang olahraga internasional, termasuk di negara mereka sendiri.

Amerika Serikat diketahui belum membayar iuran ke WADA sejak 2023. Jika kondisi tersebut berlanjut, aturan baru bisa berdampak langsung terhadap pejabat tinggi negara tersebut.

Namun, masih terdapat keraguan apakah WADA memiliki kewenangan untuk benar-benar melarang pejabat negara menghadiri Olimpiade.

Penahanan pembayaran oleh AS tidak sepenuhnya dipengaruhi dinamika politik domestik. Kebijakan tersebut terjadi baik pada masa pemerintahan Donald Trump maupun Joe Biden.

Selama dua tahun terakhir, AS menahan total sekitar 7,3 juta dolar AS sebagai bentuk protes terhadap penanganan kasus perenang China oleh WADA serta sejumlah isu lainnya.

Direktur jenderal World Anti-Doping Agency, Olivier Niggli, menegaskan bahwa penahanan kontribusi oleh pemerintah menjadi perhatian serius bagi seluruh pemangku kepentingan.

Ia menyebut ketidakstabilan pendanaan dapat berdampak langsung terhadap operasional dan pengembangan program antidoping global.

WADA mulai mengkaji kebijakan ini sejak 2020, meski menegaskan bahwa usulan tersebut tidak secara khusus ditujukan kepada Amerika Serikat.

Sebelumnya, perwakilan AS dalam komite eksekutif sempat menolak proposal serupa pada tahun 2024 lalu.

Setiap keputusan dari komite eksekutif nantinya masih harus mendapat persetujuan dewan yayasan World Anti-Doping Agency.

Pertemuan berikutnya dijadwalkan berlangsung pada November, meskipun tidak menutup kemungkinan dilakukan lebih awal.

Artikel Tag: WADA, Piala Dunia 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/olahraga-lain/wada-tangguhkan-aturan-larangan-pejabat-hingga-usai-piala-dunia-fifa-2026
110
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini