Alexander Zverev Akui Ingin Ubah Satu Hal Di Dunia Tenis
Alexander Zverev [image: getty images]
Berita Tenis: Usai Jannik Sinner dan Carlos Alcaraz lewatkan dua turnamen Masters 1000 di Montreal dan Cincinnati, Alexander Zverev serukan perubahan.
Dalam konferensi pers teranyar, petenis berkebangsaan jerman ditanya apakah menurutnya para petenis merasa tertekan untuk memprioritaskan salah satu dari dua turnamen Masters 1000 – Canadian Open dan Cincinnati Open – menjelang US Open.
“Menurut saya, itulah dampak dari turnamen yang berlangsung selama dua pekan — sayangnya demikian — terutama jika ada ada Grand Slam setelahnya,” ujar Zverev.
“Jika anda melakoni semua turnamen dan berstatus sebagai petenis papan atas, anda akan menghabiskan waktu tujuh pekan di Amerika Utara. Itu waktu yang cukup lama. Saya rasa itulah sebabnya banyak petenis papan atas memilih untuk tidak bermain di Kanada selama beberapa musim terakhir. Sayangnya, begitulah kenyataan pahitnya.”
Petenis peringkat 3 dunia pun mengusulkan sebuah solusi yang dapat mendorong para petenis untuk kembali ke Toronto dan Montreal.
"Memang sudah begitu sejak dulu. Buat kami berada di sini selama dua pekan, bukan tujuh pekan," lanjut Zverev. "Ya, untuk turnamen Masters, durasinya memang dua pekan bagi keduanya. Solusinya mudah terkait partisipasi para petenis papan atas."
Juara French Open musim 2026 mungkin ada benarnya, tetapi menyalahkan turnamen berdurasi dua pekan sebagai penyebab absennya para petenis papan atas di Canadian Open tidak sepenuhnya adil.
Bahkan sebelum adanya perubahan format pada musim 2024, Canadian Open sudah kesulitan menarik minat sejumlah nama besar. Ambil contoh Novak Djokovic, yang terakhir kali bertanding di Kanada pada musim 2018.
Format turnamen yang lebih panjang tentu tidak membantu, tetapi bisa dibilang penempatan jadwal turnamen tersebut dalam kalender tenis yang menyebabkan banyaknya petenis mengundurkan diri. Mereka yang melaju jauh di French Open dan Wimbledon cenderung memilih untuk beristirahat selama satu pekan tambahan, alih-alih langsung bertolak ke Kanada untuk mengikuti turnamen Masters 1000.
Terakhir, petenis berkebangsaan Jerman ditanya apakah ia bersedia menerima pengurangan hadiah uang demi menghapus format turnamen Masters 1000 yang berdurasi dua pekan.
"Itu pertanyaan yang menarik," jawab Zverev. "Tahukah anda alasannya? Kami sudah membahas hal ini, biaya yang dikeluarkan pihak penyelenggara turnamen juga lebih besar karena ada lebih banyak pertandingan babak pertama yang harus dibayar.”
"Namun sebenarnya, jika anda memenangi sebuah turnamen, saya bisa membandingkannya karena saya menjuarai turnamen di Roma pada musim 2017 dan saat itu saya mendapatkan hampir €1 juta, lalu saya memenanginya lagi pada musim 2024 dan mendapatkan €900.000, jadi, sebenarnya saya menerima uang lebih sedikit untuk kemenangan di turnamen yang sama tujuh musim kemudian. Menurut saya, belum tentu jumlah uangnya lebih sedikit jika anda menang.”
Artikel Tag: US Open, alexander zverev, canadian open, Cincinnati Open
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/alexander-zverev-akui-ingin-ubah-satu-hal-di-dunia-tenis
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini