Amanda Anisimova Tak Permasalahkan Cedera Usai Tersingkir Dari Paris
Amanda Anisimova [image: social news xyz]
Berita Tenis: Amanda Anisimova membantah bahwa cedera pergelangan tangannya baru-baru ini memengaruhi penampilannya saat ia tersingkir dari French Open musim 2026 di Roland Garros.
Petenis berusia 24 tahun gagal melaju ke pekan kedua French Open setelah kalah tiga set dari Diane Parry di Court Philippe-Chatrier. Ia berhasil bangkit dalam pertandingan, tetapi petenis tuan rumah menjadi pihak yang menunjukkan permainan terbaiknya di saat-saat krusial untuk memastikan kemenangan besar.
Setelah pertandingan, petenis unggulan keenam mengakui bahwa itu bukan harinya dan memberikan pujian kepada Parry atas kemenangan tersebut.
“Ya, ini pertandingan yang sangat sulit,” aku Anisimova. “Saya pikir saya telah melakukan yang terbaik untuk berjuang dan tetap berada dalam pertandingan meskipun cara bermain saya terkadang kurang baik, tetapi selamat untuknya. Saya pikir ia bermain dengan sangat baik. Ya, ini memang pertandingan yang sulit bagi saya, tetapi selamat kepadanya dan semoga sukses untuk sisa turnamen ini.”
“Sejak awal saya merasa pertandingan itu sangat sulit, karena cuacanya sangat panas, dan kondisi fisik saya sedang tidak prima. Saya tidak berlatih hari sebelumnya, jadi saya sedang mengalami sesuatu. Ya, bagi saya pertandingan itu sangat berat. Saya mencoba melakukan yang terbaik hingga saat-saat terakhir, tetapi saya merasa kondisi saya semakin memburuk di sepanjang pertandingan.”
“Banyak sekali kesalahan. Itu benar-benar mengecewakan bagi saya, tetapi saya mengerti. Di saat yang sama, ia bermain dengan baik, ia tetap tenang, dan ia melakukan semua hal yang benar. Yang bisa saya lakukan hanyalah menerima bahwa memang seperti itulah yang terjadi. Kemudian di akhir pertandingan, tangan saya juga lecet, jadi, sangat sulit bagi saya untuk memegang raket dan memukul bola. Jadi, hari yang benar-benar sial.”
Menjelang French Open, petenis unggulan keeenam mengundurkan diri dari Madrid dan Roma karena cedera pergelangan tangan meskipun berada di kedua kota tersebut. Meskipun ia masih merasa kurang fit secara fisik, ia membantah bahwa cedera pergelangan tangan menjadi hal yang mengganggunya.
“Ya, maksud saya, selain itu, sebenarnya tidak buruk. Saya merasa baik-baik saja secara fisik. Agak sulit untuk menilainya,” lanjut Anisimova.
“Saya merasa, bahkan setelah mempertimbangkan semuanya, saya bisa bermain dengan lebih baik, jadi, cukup kecewa. Mungkin saya hanya perlu mencari tahu beberapa hal untuk dilakukan secara berbeda di pertandingan berikutnya. Ya, pergelangan tangan saya terasa tidak terlalu sakit setelah beberapa pertandingan, jadi, itu pasti hal yang positif.”
Runner up US Open musim 2025 berharap pergelangan tangannya pulih sepenuhnya tepat waktu untuk Wimbledon di mana ia harus mempertahankan poin sebagai runner up.
Setelah tersingkir dari French Open, petenis AS menggambarkan bermain di Paris sebagai sebuah 'hak istimewa' dan berusaha memberikan kesan positif pada hasil tersebut.
“Tidak. Maksud saya, mencapai babak ketiga, saya bahkan tidak tahu, bukan hasil yang buruk,” ujar Anisimova. “Tentu saja, jika saya cukup sehat, saya ingin bermain, jadi saya tidak menyesal sama sekali. Ya, merupakan suatu kehormatan untuk bermain di French Open. Jadi, ya, saya senang dengan apa yang bisa saya dapatkan dan hanya belajar, mengambil pelajaran. Jadi, ya, dan semoga musim grass-court akan lebih baik bagi saya.”
Artikel Tag: French Open, Amanda Anisimova, Diane Parry
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/amanda-anisimova-tak-permasalahkan-cedera-usai-tersingkir-dari-paris
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini