Arthur Fils Kirim Pesan Dan Ajak Orang Tua Rayakan Kemenangan Di Cincinnati
Arthur Fils [image: getty images]
Berita Tenis: Arthur Fils mengungkapkan emosi yang mendalam setelah meraih gelar turnamen Masters 1000 pertama dalam kariernya usai mengalahkan Frances Tiafoe di final Cincinnati Open musim 2026.
Petenis berusia 22 tahun kini menjadi petenis berkebangsaan Prancis pertama dalam 12 musim yang mengangkat gelar Masters setelah menjuarai Cincinnati Open dengan mengaramkan petenis AS, Frances Tiafoe di partai puncak.
Mantan petenis peringkat 14 dunia merasa sangat gembira usai mencatatkan pencapaian penting tersebut dan berbagi momen istimewa tersebut untuk pertama kali dengan orang tuanya, yang tidak hadir langsung di tribune tetapi memberikan dukungan dari kejauhan.
Petenis berkebangsaan Prancis tampil di Cincinnati Open musim 2026 sebagai petenis unggulan ke-21, dengan pencapaian terbaiknya di level tersebut sebelumnya adalah dua kali melaju ke semifinal di Miami dan Madrid pada musim ini. Ia mengawali kiprahnya di Cincinnati dengan menghadapi Yannick Hanfmann di babak kedua, lalu melanjutkan perjuangan meraih gelar lewat kemenangan atas Jiri Lehecka, Alex De Minaur, Thiago Agustín Tirante, dan Flavio Cobolli.
Di final, juara Barcelona Open musim 2026 mengawali laga final melawan pemain tuan rumah yang dijagokan, Tiafoe dengan performa meyakinkan dan merebut set pembuka dengan 6-3. Tetapi, petenis tuan rumah bangkit dengan gigih di set kedua dan hanya membiarkan petenis berkebangsaan Prancis memenangkan satu game.
Set penentu berlangsung berat sebelah. Setelah mendapat motivasi tambahan saat jeda di ruang ganti, petenis unggulan ke-21 menyapu bersih set tersebut tanpa memberi satu game pun kepada Tiafoe sekaligus memastikan kemenangan 6-3, 1-6, 6-0 dalam waktu 1 jam 28 menit.
Kegembiraan meluap-luap saat ia merayakan kemenangan bersejarahnya bersama timnya di tribune. Ia kemudian melakukan beberapa panggilan video khusus untuk berbagi momen tersebut dengan orang tuanya, sang ayah, Jean Philippe Fils dan sang ibu, Anne.
Dalam pidato kemenangannya, ia dengan rendah hati mengapresiasi perjuangan Tiafoe dan mengucapkan selamat atas keberhasilannya di turnamen ini.
"Senang rasanya bisa berada di sini dan bertanding melawanmu di partai final. Saat masih kecil, saya sering sekali menyaksikan penampilanmu di televisi. Kau adalah salah satu sosok yang membuat saya tertarik menonton tayangan tenis, jadi, saya sangat senang melihatmu kembali ke level permainan ini, dan saya berharap kita akan menjalani banyak pertandingan seru ke depannya,” ungkap Fils.
Saat berbicara kepada tim dan keluarganya, ia menegaskan bahwa ia memiliki ambisi yang jauh lebih besar untuk dikejar.
"Sungguh luar biasa, teman-teman. Saya sampai kehabisan kata-kata. Saya tidak bisa berkata apa-apa selain terima kasih banyak. Kita telah melakukan pekerjaan yang luar biasa, dan perjalanan ini belum berakhir,” lanjut Fils.
"Saya selalu bepergian bersama ayah saya setiap pekan. Beliau tidak ada di sini saat saya memenangkan trofi ini, tetapi saya ingin mengucapkan terima kasih juga kepadanya. Terima kasih kepada seluruh keluarga saya yang berada di Eropa. Terima kasih semuanya."
Menjelang US Open yang sudah di depan mata, Fils berharap dapat mengikuti jejak tiga juara Cincinnati Open sebelumnya — Novak Djokovic, Jannik Sinner, dan Carlos Alcaraz — yang semuanya kemudian berhasil meraih gelar juara di Flushing Meadows, New York.
Artikel Tag: Cincinnati Open, Frances Tiafoe, Arthur Fils
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/arthur-fils-kirim-pesan-dan-ajak-orang-tua-rayakan-kemenangan-di-cincinnati
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini