Australian Open 2026: Carlos Alcaraz Habiskan 5 Jam Lebih Demi Tiket Final

Penulis: Dian Megane
Jumat 30 Jan 2026, 19:35 WIB - 341 views
Australian Open 2026: Carlos Alcaraz Habiskan 5 Jam 27 Menit Demi Final Pertama Di Melbourne

Carlos Alcaraz [image: getty images]

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Carlos Alcaraz melenggang ke final Australian Open untuk kali pertama dalam kariernya dengan dramatis setelah ia mengatasi masalah fisik dan bangkit dari keterpurukan melawan Alexander Zverev.

Petenis peringkat 1 dunia berjuang mati-matian demi menumbangkan petenis peringkat 3 dunia, Zverev sebelum memetik kemenangan 6-4, 7-6, 6-7, 6-7, 7-5 di semifinal Australian Open 2026 yang berlangsung di Rod Laver Arena selama 5 jam 27 menit, sehingga menjadikan semifinal tersebut sebagai semifinal terpanjang dalam sejarah Grand Slam tersebut.

Setelah tampak pulih dari cedera kaki kanan bagian atas yang menghalangi langkahnya di akhir set ketiga, petenis berkebangsaan Spanyol bangkit dari kedudukan 3-5 di set penentu dan menjatuhkan diri di atas lapangan sebagai pelampiasan kegembiraan karena melenggang ke final Australian Open pertama dalam kariernya.

“Percaya, sepanjang waktu,” ungkap Alcaraz ketika ditanya bagaimana ia memenangkan pertandingan. “Saya selalu mengatakan bahwa anda harus mempercayai diri anda sendiri, tidak peduli apakah anda kesulitan atau apa pun yang anda lalu. Tidak peduli apa pun, anda tetap harus percaya pada diri sendiri di sepanjang waktu.”

“Saya kesulitan di pertengahan set ketiga. Secara fisik, itu adalah salah satu pertandingan paling berat yang pernah saya mainkan dalam karier saya yang masih singkat.”

“Saya pernah berada dalam situasi seperti ini dan saya tahu apa yang harus saya lakukan. Saya harus mencurahkan hati saya ke dalam pertandingan. Saya pikir saya melakukannya dan saya berjuang sampai bola terakhir. Saya tahu saya akan memiliki peluang. Saya sangat bangga dengan diri saya sendiri, dengan cara saya berjuang, dan bangkit kembali di set kelima.”

Dengan kemenangan tersebut, petenis peringkat 1 dunia terpaut satu kemenangan lagi untuk menjadi petenis putra termuda yang menorehkan Career Grand Slam (memenangkan keempat Grand Slam). Berdiri di antara dirinya dengan tonggak bersejarah tersebut adalah petenis yang menjuarai Grand Slam di Melbourne dalam dua musim terakhir, Jannik Sinner atau petenis yang telah sepuluh kali menjadi juara di Melbourne, Novak Djokovic.

Sementara itu, petenis berusia 22 tahun telah menjadi petenis putra termuda di Open Era yang melenggang ke keempat final Grand Slam dan ia berpeluang menghadapi Sinner untuk kali keempat secara beruntun di final Grand Slam.

“Saya merasa sangat gembira melakoni final pertama saya di Melbourne,” tambah Alcaraz. “Itu adalah sesuatu yang saya kejar. Saya pikir sejauh ini, turnamen ini telah menjadi turnamen yang luar biasa dan level permainan saya banyak meningkat. Tetapi satu hal yang saya pikir akan saya katakan adalah saya tidak bisa berada di sini, melakukan wawancara ini tanpa penonton. Sungguh suatu kegembiraan bermain di hadapan anda semua. Cara anda mendorong saya selama pertandingan, saya benar-benar bersyukur untuk dukungannya.”

Petenis unggulan pertama kini mencatatkan 15-1 di laga lima set terbaik dan unggul tipis 7-6 dalam head to head melawan Zverev, yang kembali kehilangan harapan untuk bisa memenangkan gelar Grand Slam pertama dalam kariernya.

Petenis yang tidak kehilangan satu set pun dalam perjalanan menuju semifinal Australian Open, tampak akan mempertahankan rekor sempurna tersebut setelah ia unggul dua set melawan Zverev, sebelum drama sebenarnya dimulai pada kedudukan 4-4, 15/15 di set ketiga. Ia tampak kesulitan dengan cedera kakinya ketika melakukan servis. Ia bahkan menerima perawatan sebanyak dua kali dari fisioterapis turnamen dan ia tidak mampu menghentikan petenis berkebangsaan Jerman untuk bangkit dan membalikkan keadaan.

Zverev lalu mematahkan servis petenis unggulan pertama di game pembuka set kelima dan setelah mengamankan lima peluang break point di tiga service game-nya, ia berpeluang memenangkan pertandingan pada kedudukan 5-3.

Lalu Alcaraz memperlihatkan daya juang untuk bangkit. Kembali bergerak bebas, ia menyambar empat game secara beruntun demi mengejutkan lawan dan tidak bisa menyembunyikan kegembiraan ketika pengembalian volley Zverev bersarang di net pada peluang match point-nya.

Artikel Tag: Australian Open 2026, Carlos Alcaraz, alexander zverev

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/australian-open-2026-carlos-alcaraz-habiskan-5-jam-lebih-demi-tiket-final
341
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini