Bagi Zheng Qinwen, US Open Bantu Dirinya Kembali Temukan Jati Diri
Zheng Qinwen [image: AP]
Berita Tenis: Zheng Qinwen mengatakan bahwa ia tampil jauh lebih baik di US Open dibandingkan sebelumnya pada musim ini dan merasa Grand Slam tersebut membantunya menemukan kembali jati dirinya "sedikit demi sedikit."
Petenis berkebangsaan Cina memulai musim 2026 pada bulan Februari setelah menjalani operasi siku pada Juli 2025, tetapi ia kesulitan menjaga konsistensi permainan selama beberapa bulan berikutnya.
Sebelum US Open, ia mencatatkan 11-14 dan peringkatnya merosot ke peringkat 121 dunia, sehingga ia tidak bisa langsung masuk ke babak utama Grand Slam terakhir musim ini.
Akibatnya, mantan petenis peringkat 4 dunia harus melakoni babak kualifikasi US Open untuk kali pertama dalam kariernya, tetapi ia berhasil lolos setelah memenangkan tiga pertandingan.
Ia kemudian meraih empat kemenangan lagi di babak utama untuk mencapai perempatfinal. Dua kemenangan terakhirnya menjadi sorotan utama, termasuk ketika ia bangkit dari ketertinggalan 0-5 di set ketiga dan menggagalkan peluang match point saat menghadapi Madison Keys, sebelum kemudian membalikkan keadaan dari ketertinggalan 0-5 lainnya saat melawan Iga Swiatek. Itu jelas merupakan kiprah turnamen terbaik sang petenis pada musim ini.
Setelah langkahnya terhenti di tangan petenis berkebangsaan Kazakhstan, Elena Rybakina akibat kekalahan tiga set di perempatfinal, peraih medali emas Olimpiade Paris tahun 2024 merefleksikan pencapaiannya di US Open secara positif.
"Saya tahu cara berkompetisi dengan lebih baik dibandingkan awal musim ini. Turnamen ini membantu saya menemukan kembali jati diri saya sedikit demi sedikit. Saya bisa memetik hal-hal positif dan sisanya akan saya perbaiki sekembalinya nanti," ujar Zheng.
Setelah perjalanan kiprahnya di US Open berakhir, ia ditanya mengenai perbedaan kepribadiannya dibandingkan dengan dua musim yang lalu.
"Ya, menurut saya, jauh di lubuk hati, saya tidak banyak berubah. Masalahnya, setelah mengalami cedera dan performa saya sedang tidak bagus, saya berusaha belajar sedikit untuk menyembunyikan karakter asli saya. Agar tidak terlalu menunjukkannya. Saat hasil yang didapat tidak bagus, orang-orang cenderung langsung menghakimi anda," jawab Zheng.
"Tetapi saya tetap orang yang sama. Tidak masalah apakah saya menang atau kalah. Saya tetap berpikir sama. Saya pikir penting untuk menjadi orang baik dan tetap rendah hati dalam hidup.”
"Terkadang orang tidak suka saat kita bicara apa adanya sesuai kenyataan. Mereka lebih suka mendengar hal-hal yang tidak nyata. Tetapi bukan begitu cara saya. Saya sudah menjadi lebih baik. Saya lebih terbuka dibandingkan tiga musim lalu. Namun, dasarnya tidak pernah berubah. Saya tetap menjadi diri saya sendiri."
Rekor petenis berusia 23 tahun sampai sejauh ini pada musim 2026 kini menjadi 18-14 dan ia juga dipastikan akan mengalami lonjakan peringkat yang signifikan setelah mencapai perempatfinal US Open.
Petenis berkebangsaan Cina dipastikan akan naik ke peringkat 69 dunia, kembali masuk ke jajaran 100 besar, dan menempati peringkat ke-52 dunia pada awal pekan depan. Hal itu berarti ia kini dapat langsung berpartisipasi dalam setiap turnamen.
Sementara itu, Zheng kemungkinan besar akan mengambil jeda sejenak sebelum memulai persiapannya untuk rangkaian turnamen hard-court di Asia.
Artikel Tag: US Open, Elena Rybakina, Zheng Qinwen
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/bagi-zheng-qinwen-us-open-bantu-dirinya-kembali-temukan-jati-diri
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini