Carlos Alcaraz Berjuang Mati-Matian Demi Bertahan Di Monte Carlo
Carlos Alcaraz [image: Chryslène Caillaud]
Berita Tenis: Carlos Alcaraz menyaksikan awal yang gemilang berubah menjadi pertarungan sengit di Monte Carlo Open musim 2026, tetapi juara bertahan akhirnya kembali ke perempatfinal.
Petenis peringkat 1 dunia langsung tampil agresif melawan petenis berkebangsaan Argentina, Tomas Martin Etcheverry dan meskipun harus menjalani pertarungan tiga set, ia berhasil meraih kemenangan dengan 6-1, 4-6, 6-3 di babak ketiga Monte Carlo Open.
Setelah melakukan 23 unforced error di set kedua dan sempat tampak kesulitan, petenis berkebangsaan Spanyol mempertajam fokusnya pada saat yang tepat untuk menjaga peluang mempertahankan gelar di Monte Carlo tetap hidup.
“Saya bermain dengan sangat baik di set pertama. Saya merasa sangat nyaman dengan bola,” aku Alcaraz. “Kemudian saya memulai set kedua dengan cukup baik dan memiliki kesempatan untuk mematahkan servisnya di game kedua, tetapi saya tidak memanfaatkannya. Ketika anda tidak memanfaatkan peluang di level ini, anda harus berjuang keras. Ia bermain lebih agresif setelah itu, tetapi saya akan mengatakan itu adalah pertarungan yang hebat pada akhirnya.”
Meskipun Juara Rio Open musim 2026, Martin Etcheverry pantas mendapat pujian atas kebangkitannya di set kedua — di mana ia memenangkan empat game berturut-turut dari kedudukan 0-1 — pilihan pukulan petenis unggulan pertama terlihat goyah. Terkadang terlalu agresif, petenis unggulan pertama tetap berkomitmen pada pendekatannya meskipun mengalami penurunan performa yang diwarnai kesalahan dan akhirnya menemukan kembali performa terbaiknya di set penentu untuk melaju ke perempatfinal.
Dua set terakhir sangat kontras dengan set pembuka, yang dimenangkan petenis peringkat 1 dunia dengan mudah setelah merebut delapan poin pertama pertandingan. Tetapi, dengan arahan yang bersemangat dari pelatih, Samuel Lopez dari pinggir lapangan, petenis unggulan pertama kembali fokus dan menemukan ritmenya, mencetak 13 winner di set penentu untuk memperpanjang rekor kemenangan beruntun di clay-court menjadi 15 pertandingan.
Petenis berkebangsaan Spanyol juga meraih gelar lain di turnamen clay-court musim lalu, yaitu Italian Open di Roma dan French Open, di mana ia menyelamatkan tiga peluang match point melawan Janik Sinner di final lima set yang menegangkan.
Lawan Alcaraz di perempat final Monte Carlo Open musim ini, Alexander Bublik juga menampilkan performa luar biasa untuk melaju. Petenis berkebangsaan Kazakhstan memetik kemenangan 6-2, 7-5 atas petenis berkebangsaan Ceko, Jiri Lehecka dalam waktu 75 menit. Kedua petenis akan bertemu untuk kali pertama.
Artikel Tag: Monte Carlo Open, Alexander Bublik, Carlos Alcaraz, Tomas Martin Etcheverry
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/carlos-alcaraz-berjuang-mati-matian-demi-bertahan-di-monte-carlo
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini