Carlos Alcaraz Bidik Konsistensi Untuk Temukan Kembali Performa Terbaik
Carlos Alcaraz [image: getty images]
Berita Tenis: Carlos Alcaraz memiliki banyak hal positif yang bisa dikembangkan sejak kembali ke beraksi di turnamen ATP, tetapi ia mengakui masih ada yang perlu diperbaiki untuk mencapai tingkat performa yang ia inginkan.
Petenis yang telah mengantongi tujuh gelar Grand Slam sempat absen dari turnamen ATP selama hampir lima bulan awal musim ini akibat cedera pergelangan tangan kanan. Ia mengawali kiprah kembalinya dengan melaju hingga perempatfinal US Open, di mana ia kalah dalam pertandingan sengit lima set melawan Ben Shelton.
Petenis berkebangsaan Spanyol kemudian berhasil menjuarai Japan Open dengan hanya kehilangan dua set dalam lima pertandingan yang ia lakoni. Tetapi, ia kemudian mengalami kekalahan mengejutkan di babak ketiga Shanghai Open saat berhadapan dengan petenis berkebangsaan Belgia, Zizou Bergs.
Perhatian mantan petenis peringkat 1 dunia kini beralih ke Vienna Open pekan ini, yang ia ikuti melalui fasilitas wild card. Awalnya, ia dijadwalkan untuk tampil di ajang Six Kings Slam, Arab Saudi, tetapo acara tersebut ditunda hingga bulan Desember karena masalah keamanan di kawasan tersebut.
"Saya berlatih dengan baik dan merasa sangat prima. Tentu saja, konsistensi dalam menampilkan permainan tenis yang hebat — melakukannya dari pekan ke pekwn atau sepanjang waktu — menjadi tujuan saya saat ini," ujar Alcaraz kepada Tennis TV.
“Menurut saya, level saya saat ini sudah bagus. Level yang baik, meski bukan yang terbaik dan belum sesuai dengan kondisi yang saya inginkan. Jadi, saya terus berupaya memperbaikinya. Saya berlatih dengan keras di setiap sesi latihan. Ini adalah proses yang panjang, dilakukan langkah demi langkah, tetapi saya rasa saya sudah menempuh langkah-langkah yang tepat.”
Juara Australian Open musim 2026 akan tampil di Vienna Open untuk kali kedua. Pada musim 2021, saat berusia 18 tahun, ia berhasil mencapai semifinal dan menjadi petenia termuda ketiga yang mampu menembus tahap tersebut di turnamen ATP level 500 tersebut. Hanya Stefan Edberg dan Roger Federer yang pernah mencatatkan pencapaian serupa di usia yang lebih muda darinya.
Petenis berkebangsaan Spanyol telah memenangkan 26 dari 27 gelar turnamen ATP-nya sejak terakhir kali bertanding di Wina, serta sempat menempati peringkat 1 dunia selama 66 pekan.
“Lima musim, ini merupakan perjalanan yang sangat panjang bagi saya, di mana saya meraih berbagai pencapaian luar biasa, baik di dalam maupun di luar lapangan,” ujar Alcaraz.
“Saya merasa senang dan bangga dengan semua yang telah saya lakukan selama lima musim ini. Semoga, dari sekarang hingga lima musim ke depan, saya akan menjadi petenis yang berbeda dan harapannya, menjadi lebih baik.”
Alcaraz saat ini mencatatkan 33-5 pada musim ini dan belum pernah kalah dalam pertandingan di turnamen ATP level 500 (11-0). Di Wina, ia akan menghadapi laga pembuka yang cukup berat melawan Karen Khachanov, semifinalis US Open dan telah mencapai perempatfinal dalam dua dari tiga turnamen yang diikutinya sejak saat itu.
Artikel Tag: Karen Khachanov, Vienna Open, Shanghai Open, Carlos Alcaraz
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/carlos-alcaraz-bidik-konsistensi-untuk-temukan-kembali-performa-terbaik
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini