Elena Rybakina Akui Tahu Jalan Untuk Juarai Grand Slam
Elena Rybakina
Berita Tenis: Dengan kemenangan Grand Slam pertama di Wimbledon musim 2022, Elena Rybakina memiliki semua modal untuk menjadi juara Grand Slam lebih dari satu kali.
Namun meskipun gelar Grand Slam kedua terbukti sulit diraih, petenis peringkat 3 dunia mengakui keyakinannya bahwa suatu hari nanti ia akan kembali ke lingkaran pemenang ajang bergengsi tersebut.
“Saya sudah cukup mengenal jalurnya,” ungkap Rybakina di Qatar Open Doha, setelah meraih gelar juara Australian Open 2026.
“Namun setiap hari berbeda. Ada ekspektasi baru dan pendekatan baru, karena setiap pertandingan sedikit berbeda.”
Petenis berkebangsaan Kazakhstan memang mengemban ekspektasi baru setelah memenangkan gelar Wimbledon saat berusia 23 tahun, tetapi merasa kurang dihargai setelah apa yang seharusnya menjadi perjalanan bak dongeng.
Tidak mendapatkan poin peringkat karena keputusan All England Club untuk melarang petenis Rusia dan Belarusia berkompetisi sebagai respons terhadap perang di Ukraina, petenis berkebangsaan Kazakhstan tidak dapat lolos ke WTA Finals dan tidak melihat perubahan langsung dalam posisinya terkait hal-hal seperti penugasan lapangan.
“Saya merasa sebenarnya saya bukan juara Wimbledon,” tutur Rybakina di US Open musim 2022. “Saya tidak merasakan sensasi menjadi peringkat 2 dunia atau benar-benar meraih prestasi, karena perlakuannya masih berbeda ketika anda berada di peringkat 10 besar atau 20 besar. Bahkan dengan kemenangan di Wimbledon, rasanya tetap berbeda.”
Meskipun tiba di Doha dalam keadaan flu setelah menang di Australian Open, ia tidak mengeluh setelah penampilan gemilang di Grand Slam, di mana ia mencetak kemenangan atas petenis peringkat 1 dunia, Aryna Sabalenka dan peringkat 2 dunia, Iga Swiatek untuk kembali ke peringkat 3 dunia.
“Di Wimbledon, itu benar-benar di luar dugaan. Saya rasa saya tidak benar-benar siap dengan baik,” refleksi Rybakina dalam konferensi pers di Doha.
“Ada banyak emosi, yang berbeda-beda, di Australia. Saya merasa ini lebih seperti pekerjaan. Saya mencoba untuk benar-benar mempersiapkan diri untuk setiap pertandingan secara berbeda. Jika saya punya waktu, kami merayakannya, tetapi jika tidak, masih banyak turnamen di depan.”
Berada di puncak klasemen sementara menuju WTA Finals, ia dengan tegas menambahkan rasa leganya karena secara efektif telah lolos ke turnamen akhir musim di Riyadh, karena turnamen tersebut menjamin masuknya juara-juara besar yang menyelesaikan satu musim di dalam peringkat 20 besar.
“Itu keuntungan besar,” ungkap Rybakina sambil tersenyum, yang memenangkan WTA Finals musim lalu setelah lolos di menit-menit terakhir pada musim gugur.
Sebagai mantan finalis Qatar Open, petenis berkebangsaan Kazakhstan memilih untuk tidak mengambil istirahat panjang, meskipun sedang sakit di luar lapangan. Dengan peta yang sudah di tangan, ia lebih memilih untuk memanfaatkan momentum yang telah membawanya meraih dua gelar terbesar di turnamen dalam enam bulan terakhir.
“Kita lihat saja bagaimana perasaan saya di sini dan bagaimana jalannya pertandingan,” tukas Rybakina, yang merupakan petenis unggulan No. 2 di Qatar Open.
“Itu latihan yang bagus, apa pun yang terjadi. Kami akan tetap mencoba untuk memperbaiki beberapa hal bersama tim. Saya tidak terlalu menekan atau menaruh harapan, itu sudah pasti. Tetapi saya pasti ingin tampil baik dan kita lihat saja bagaimana perkembangannya dari hari ke hari.”
Rybakina akan menghadapi Wang Xinyu atau Emiliana Arango setelah mendapat bye di babak pertama.
Artikel Tag: australian open, qatar open, Elena Rybakina
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/elena-rybakina-akui-tahu-jalan-untuk-juarai-grand-slam
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini