Elina Svitolina Akui Mungkin Tak Ada Kehidupan Yang Sepenuhnya Bahagia

Penulis: Dian Megane
Minggu 08 Nov 2026, 20:06 WIB - 131 views
Elina Svitolina Akui Mungkin Tak Ada Kehidupan Yang Sepenuhnya Bahagia Baginya

Elina Svitolina [image: imago]

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Petenis berkebangsaan Ukraina, Elina Svitolina berbicara terbuka mengenai musim yang berat seiring kembalinya ia ke WTA Finals untuk kali pertama sejak musim 2019.

Saat berada di Indian Wells, mantan petenis peringkat 3 dunia mengungkapkan, “mungkin tidak ada kehidupan yang sepenuhnya bahagia bagi saya,” tetapi ia menjelaskan bagaimana ia tetap menemukan kebahagiaan dalam momen-momen kecil sehari-hari.

Juara WTA Finals musim 2018 kembali masuk ke dalam jajaran delapan petenis terbaik dunia setelah menjalani salah satu musim terbaik dalam kariernya. Ia mengakui bahwa perjalanan yang dilaluinya sangatlah sulit, baik di atas maupun di luar lapangan.

Petenis berusia 32 tahun mengatakan bahwa ia bangga bisa kembali ke turnamen akhir musim setelah absen selama tujuh musim.

“Saya sangat bangga dengan upaya yang telah saya lakukan untuk kembali ke level ini setelah sekian lama, serta berhasil merebut kembali posisi di antara delapan petenis terbaik. Rasanya sungguh luar biasa,” ungkap Svitolina.

Juara Italian Open musim 2026 menyebut kesuksesannya sebagian besar berkat keputusan yang ia ambil musim lalu. Pada musim 2025, ia memilih untuk tidak mengikuti rangkaian turnamen di Asia demi beristirahat dan memulihkan energi, setelah merasa “benar-benar kelelahan dengan segala hal yang terjadi.”

“Saya adalah tipe orang yang perlu mengambil jeda dan mundur sejenak untuk memulihkan energi,” jelas Svitolina, seraya menambahkan bahwa ia bersyukur timnya mendukung keputusan tersebut. “Musim kompetisi sangatlah panjang dan anda harus dalam kondisi segar serta siap untuk menghadapi momen-momen sulit.”

Keputusan untuk beristirahat membuahkan hasil secara instan. Ia meraih gelar juara di Auckland pada awal musim 2026, kemudian melaju hingga semifinal Australian Open, pencapaian yang membawanya kembali ke peringkat 10 besar. Ia juga berhasil menembus final di Dubai.

Momen terbesarnya terjadi di Roma, saat ia mengalahkan petenis AS, Cori Gauff dengan 6-4, 6-7, 6-2 demi menjuarai Italian Open untuk kali ketiga. Kemenangan tersebut menjadikannya petenis berkebangsaan Ukraina pertama yang berhasil mengoleksi 20 gelar turnamen WTA. Ia juga mengungkapkan bahwa gaya permainannya harus terus berkembang.

"Segala sesuatunya kini jauh lebih cepat dan permainan tenis menjadi lebih agresif. Jika anda tidak segera memanfaatkan peluang yang ada, lawan tidak akan membiarkan anda melakukannya,” tambah Svitolina.

Bagian paling personal dalam konferensi persnya muncul saat ia berbicara mengenai kehidupannya di luar dunia tenis. Ia menggambarkan tahun yang berat, di mana “banyak hal yang membebani pikiran saya,” seraya menambahkan bahwa hidup dalam sorotan publik bukanlah perkara mudah karena “semuanya terpampang nyata.”

“Saya berusaha untuk fokus pada hal-hal yang bisa saya kendalikan dan menemukan momen-momen kebahagiaan setiap harinya. Mungkin tidak ada kehidupan yang benar-benar bahagia bagi saya, mengingat segala sesuatu yang harus saya hadapi sehari-hari. Namun, saya bisa menciptakan momen-momen bahagia bersama orang-orang di sekitar saya.”

Ia telah menjadi salah satu suara paling vokal di dunia tenis sejak invasi skala penuh Rusia ke Ukraina pada musim 2022 dan ia memanfaatkan platform yang dimilikinya untuk menggalang dukungan bagi negara asalnya.

Sementara itu, Svitolina yang memenangkan gelar WTA Finals pada musim 2018 tanpa sekalipun menelan kekalahan dan kembali mencapai final pada musim 2019, akan menghadapi persaingan sengit di Grup 2 bersama Aryna Sabalenka, Mirra Andreeva, dan Karolina Muchova.

Artikel Tag: Elina svitolina, WTA Finals, Aryna Sabalenka, Karolina Muchova, Mirra Andreeva

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/elina-svitolina-akui-mungkin-tak-ada-kehidupan-yang-sepenuhnya-bahagia
131
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini