Elisabetta Cocciaretto Sebabkan Kekalahan Bagi Cori Gauff Di Doha
Elisabetta Cocciaretto [image: jimmie48/WTA]
Berita Tenis: Elisabetta Cocciaretto mencetak kemenangan ketiga dalam kariernya atas petenis peringkat 10 besar sekaligus kali pertama di luar Grand Slam ketika berkompetisi di Qatar Open, Doha musim 2026.
Lucky loser asal Italia secara mengejutkan mampu menaklukkan petenis unggulan keempat, Cori Gauff dengan hasil meyakinkan 6-4, 6-2 di babak kedua Qatar Open. Ia pun kini melaju ke babak 16 besar turnamen WTA level 1000 untuk kali pertama dalam kariernya.
Namun, meskipun mencatatkan salah satu hasil terbaik dalam kariernya, petenis berkebangsaan Italia mengakui perhatiannya tidak sepenuhnya tertuju pada tenis pekan ini. Lagipula, Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina saat ini sedang berlangsung di negara asalnya.
"Saya rasa pekan ini sedikit berbeda bagi kami di Italia," ungkap Cocciaretto. "Karena sekarang saya lebih fokus pada Olimpiade Musim Dingin daripada turnamen, menyemangati para atlet Italia. Mungkin itu kuncinya, itulah mengapa saya bermain lebih baik. Tetapi, bercanda, melakoni lebih banyak pertandingan tentu membantu anda memenangkan lebih banyak pertandingan."
Ia mampu membawa keberanian ke dalam pertandingan melawan petenis AS, Gauff. Ia mengatakan bahwa di musim-musim sebelumnya, ia terlalu banyak membatasi dirinya sendiri, tetapi sekarang, ia bertekad untuk meninggalkannya.
"Terkadang saya tidak yakin pada diri sendiri, tentang memenangkan beberapa pertandingan," aku Cocciaretto. "Saya memasuki lapangan, tetapi tidak benar-benar yakin bahwa saya akan memenangkan pertandingan itu. Jadi, saya mencoba untuk tidak membatasi diri saya sendiri, memasuki lapangan, dan mungkin memiliki mentalitas seorang juara."
Tidak bernasib mujur di laga pembuka Qatar Open, Gauff menuturkan, “Saya mencoba bermain lebih agresif dan saya melakukan lebih banyak kesalahan sendiri. Saya mencoba bermain sedikit lebih pasif, tetapi dengan lebih banyak mengatur posisi bola dan ia hanya memukul bola lebih awal dan menghantamnya dengan keras.”
“Saya tidak tahu. Saya rasa saya perlu mencari tahu bagaimana bertanding melawan petenis seperti dirinya yang memukul bola dengan sangat datar dan memukul hampir semua bola lebih awal. Saya rasa dua pertandingan terakhir menunjukkan bahwa saya kesulitan dalam hal itu.”
Kemenangan petenis berkebangsaan Italia sebelumnya atas petenis peringkat 10 besar diraih atas Petra Kvitova di French Open musim 2023 dan Jessica Pegula di Wimbledon musim 2025, tetapi ia belum pernah memenangkan satu set pun dari Gauff dalam tiga pertemuan profesional mereka sebelumnya. Tetapi, ia memiliki kemenangan atas juara French Open musim 2025 di turnamen level junior, setelah mengalahkannya dengan 2-6, 6-2, 6-2 di Australian Open musim 2018.
Menantikan Cocciaretto di babak ketiga Qatar Open adalah rekan senegara Gauff, Ann Li yang membungkam petenis berkebangsaan Polandia, Magdalena Frech dengan 6-3, 6-4.
Di bagian undian pertandingan yang sama, petenis berkebangsaan Latvia, Jelena Ostapenko membantai petenis unggulan kedelapan, Ekaterina Alexandrova dengan 6-4, 6-2 dan membukukan laga babak ketiga melawan petenis berkebangsaan Kolombia, Camila Osorio yang memetik kemenangan 6-2, 5-7, 6-3 atas petenis berkebangsaan Ceko, Katerina Siniakova.
Artikel Tag: qatar open, Cori Gauff, Elisabetta Cocciaretto
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/elisabetta-cocciaretto-sebabkan-kekalahan-bagi-cori-gauff-di-doha
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini