Fisioterapis Iga Swiatek Kuak Alasan Ia Tak Mundur Dari Semifinal Di Wuhan
Iga Swiatek [image getty images]
Berita Tenis: Iga Swiatek tersingkir dari semifinal Wuhan Open musim 2026 dengan cara yang dramatis, setelah kondisi fisiknya tidak mendukung saat menghadapi Maja Chwalinska.
Di tengah harapan akan hari yang gemilang bagi tenis Polandia, pertandingan tersebut justru diwarnai oleh momen-momen yang tidak mengenakkan. Petenis yang telah mengantongi enam gelar Grand Slam tampak jelas kesulitan untuk bertanding. Dalam sebuah jeda untuk perawatan medis, ia terlihat menangis sementara fisioterapis berupaya keras untuk memberikan pertolongan agar kondisinya membaik.
Sayangnya, upaya tersebut tidak membuahkan hasil dan mantan petenis peringkat 1 dunia kalah di set kedua dengan 6-1.
Ia kemudian mengungkapkan bahwa dirinya sempat mempertimbangkan untuk mundur setelah babak kedua, sebuah fakta yang menunjukkan betapa seriusnya masalah yang ia hadapi. Meski demikian, ia tetap memilih untuk tidak mengundurkan diri dari pertandingan semifinal.
Banyak pihak mempertanyakan keputusan tersebut, bahkan ada yang menyoroti kegagalan fisioterapisnya dalam membawanya keluar dari lapangan.
Namun, sang fisioterapis justru menggunakan X untuk memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai keputusan tersebut, seraya membela diri di tengah kritik yang tidak adil.
Maciej Ryszczuk mengambil tindakan setelah melihat sebuah cuitan yang mempertanyakan mengapa ia ‘memaksakan keadaan’ dengan tidak menarik Swiatek keluar dari lapangan.
Ia bereaksi dengan penuh semangat, tampak sangat ingin memastikan bahwa dirinya tidak dianggap bertanggung jawab atas keputusan yang jelas-jelas merupakan keputusan sang petenis sendiri.
Pelatih asal Polandia, Ryszczuk menulis “Tolong berhenti bicara omong kosong. Saya sudah tiga kali memintanya untuk menghentikan pertandingan karena itu buruk bagi kesehatannya. Ia sendiri yang memutuskan untuk terus bermain dan karena ia telah mengambil keputusan tersebut, saya mendukungnya semampu saya.”
Juara Canadian Open musim 2026 juga sempat jatuh sakit selama di Wuhan, yang membuat turnamen tersebut benar-benar sangat melelahkan baginya.
Petenis berusia 25 tahun masih mungkin untuk lolos ke WTA Finals, tetapi hal tersebut akan membutuhkan upaya yang luar biasa besar.
Saat ditanya mengenai hal tersebut setelah kekalahan terbarunya, petenis berkebangsaan Polandia tampak tidak terlalu ambil pusing soal kualifikasi menuju WTA Finals.
“Ya, sebenarnya akan lebih baik jika ini segera berakhir, tetapi tidak apa-apa. Maksud saya, ini adalah hasil dari sepanjang musim dan saya tidak bisa berharap begitu saja bisa langsung melaju jauh di turnamen ini. Ini adalah konsekuensi dari ketidakmampuan saya untuk bertanding di Madrid, kekalahan di babak pertama Miami, serta kekalahan dalam beberapa pertandingan yang seharusnya tidak perlu terjadi, jadi ya, memang masih butuh sedikit usaha lebih,” jelas Swiatek.
“Saya jelas merasa termotivasi. Saya merasa permainan saya sedang bagus dan pekan ini berjalan dengan baik. Pukulan saya juga terasa mantap, jadi saya akan tetap bermain, beristirahat, lalu pergi ke Ningbo untuk melihat bagaimana hasilnya. Namun sejujurnya, itu tidak masalah. Saya juga bisa saja pergi berlibur lebih lama.”
Artikel Tag: Wuhan Open, Iga Swiatek, Maja Chwalinska
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/fisioterapis-iga-swiatek-kuak-alasan-ia-tak-mundur-dari-semifinal-di-wuhan
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini