Hasil Wimbledon: Mimpi Arthur Fery Berlanjut Hingga Semifinal
Arthur Fery [image: getty images]
Berita Tenis: Petenis tuan rumah yang menerima wild card, Arthur Fery terus menentang logika di Wimbledon musim 2026 dengan sepak terjang yang tidak terduga.
Petenis berusia 23 tahun yang memasuki Wimbledon musim ini hanya dengan enam kemenangan di turnamen ATP, berhasil memastikan satu tempat di semifinal dengan menyabet kemenangan menakjubkan 6-4, 7-6, 6-0 atas petenis kesembilan, Flavio Cobolli di perempatfinal.
Petenis peringkat 114 dunia menampilkan performa serba bisa kelas atas demi menumbangkan petenis berkebangsaan Italia, Cobolli dan menjadi semifinalis nomor tunggal putra dengan peringkat terendah di Wimbledon sejak Goran Ivanisevic – petenis peringkat 125 dunia – memenangkan gelar Grand Slam tersebut pada musim 2001.
“Sepertinya setiap pertandingan semakin membaik. Saya tidak percaya. Luar biasa, bermain di lapangan untuk kali kedua, kemenangan kedua. Saya tidak percaya,” seru Fery.
Petenis yang kini merupakan petenis tuan rumah kelima yang mencapai semifinal Wimbledon di Open Era setelah Roger Taylor, Tim Henman, Andy Murray, dan Cameron Norrie, akan menghadapi petenis unggulan kedua sekaligus juara French Open musim 2026, Alexander Zvere di semifinal.
“Saya rasa ini akan menjadi pengalaman pertama dan kita akan mempelajarinya seiring berjalannya waktu,” jawab Fery ketika ditanya tentang rencananya menjelang pertandingannya melawan Zverev.
“Saya hanya akan terus maju. Saya telah melakukan pekerjaan yang hebat selama 10 hari terakhir. Saya hanya akan melakukan hal yang sama dan melihat ke mana itu akan membawa saya.”
Petenis tuan rumah merebut set pertama dengan memanfaatkan satu-satunya peluang break di game kesepuluh, kemudian bangkit dengan cepat setelah tertinggal 0-2 di set kedua. Ia memaksakan babak tiebreak, kemudian dengan tenang memenangkannya setelah serangkaian poin yang mendebarkan.
Petenis yang juga mengalahkan runner up French Open musim 2026, Cobolli dalam satu-satunya pertemuan mereka sebelumnya di Australian Open awal musim ini, kemudian meningkatkan tempo permainan untuk menyelesaikan kemenangan yang akhirnya gemilang.
Dengan permainan yang solid dari kedua sisi lapangan dari area baseline di sepanjang pertandingan, petenis dengan tinggi 175 cm memberi Cobolli sedikit peluang untuk membalikkan keadaan, mengkonversi tiga dari tujuh break point yang ia dapatkan di set ketiga untuk mengakhiri kemenangan dalam waktu 2 jam 14 menit.
“Saya bermain melawan Flavio awal musim ini dan saya mengalahkannya di Australia, yang meningkatkan kepercayaan diri dan saya tahu bahwa saya bisa melakukannya,” tutur Fery.
“Meskipun ini adalah kali pertama saya mencapai perempatfinal dan ia sudah pernah melakukannya di Grand Slam sebelumnya, itu memberi saya sedikit dorongan kepercayaan diri. Saya terus berjuang. Saya sangat gugup sebelumnya, tetapi saya terus maju hingga garis finis.”
Terlepas dari apa yang terjadi di semifinal melawan Zverev, Fery telah menikmati dua pekan yang menentukan kariernya di Wimbledon. Ia berkompetisi dengan menghuni peringkat tertinggi dalam kariernya sampai saat ini, peringkat 114 dunia, bahkan belum pernah menembus peringkat 100 besar. Tetapi saat ini ia naik 78 peringkat ke peringkat 36 dunia. Ia akan naik ke peringkat 26 dunia jika berhasil mengalahkan Zverev.
Artikel Tag: wimbledon, alexander zverev, Flavio Cobolli, Arthur Fery
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/hasil-wimbledon-mimpi-arthur-fery-berlanjut-hingga-semifinal
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini