Jakub Mensik Tetap Berdiri Tegak Dan Berjuang Meski Akhirnya Gugur Di Paris

Penulis: Dian Megane
Sabtu 06 Jun 2026, 13:50 WIB - 223 views
Jakub Mensik Tetap Berdiri Tegak Dan Berjuang Meski Akhirnya Gugur Di Roland Garros

Jakub Mensik [image: getty images]

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Harapan Jakub Mensik untuk memenangkan gelar Grand Slam pertama dalam kariernya berakhir di tangan Alexander Zverev setelah mereka bertemu di semifinal French Open musim 2026.

Namun, petenis berusia 20 tahun memilih untuk fokus dengan hal-hal positif yang ia dapatkan setelah kalah di semifinal Grand Slam pertama dalam kariernya di French Open.

“Pertama-tama, saya merasa sangat gembira bahwa saya bisa melenggang ke semifinal dan bahwa saya bisa menundukkan banyak petenis top dunia,” ungkap Mensik.

“Dan sebenarnya, ada banyak momen menantang yang pada dasarnya telah selesai bagi saya. Tetapi saya tetap berdiri tegak dan berjuang, saya berusaha menemukan jalan untuk menang.”

“Ketika momentum berpihak pada saya dan saya dalam kondisi bagus serta benar-benar berada di puncak permainan, saya menunjukkan kemampuan terbaik saya. Ada banyak cerita dalam dua pekan ini dan ketika saya membicarakannya dan mempertahankan ritme ini selama dua pekan, itu sangat, sangat sulit.”

“Saya berada di Grand Slam bertanding melawan para petenis top dunia. Terutama bagi saya karena ini kali pertama kalinya dan banyak hal terjadi untuk pertama kalinya. Saya senang bisa mengatasinya dengan cukup baik dan saya akan menganggapnya sebagai turnamen yang hebat.”

Petenis berkebangsaan Ceko belum pernah melampaui babak keempat Grand Slam sebelumnya dan babak kedua French Open sebelum pekan ini, tetapi ia menunjukkan kemampuan berjuang dan kualitas di atas lapangan untuk menjadi petenis putra Ceko termuda dalam sejarah yang lolos ke semifinal Grand Slam.

Juara Miami Open musim 2025 memetik kemenangan lima set atas Mariano Navone dan Andrey Rublev, menundukkan Alex De Minaur dengan empat set, dan membungkam petenis berusia 19 tahun, Joao Fonseca di perempatfinal.

Namun, petenis unggulan ke-26 tidak mampu menemukan jalan untuk mengatasi petenis unggulan kedua, Zverev yang kini unggul 2-0 dalam head to head mereka.

“Sascha adalah petenis yang sangat tangguh di atas lapangan. Ia tidak memberi anda poin cuma-cuma. Sangat sulit untuk menemukan ritme, terutama ketika ia lebih banyak bertahan di belakang dan anda merasa seperti tengah berhadapan dengan tembok. Sangat sulit bagi saya untuk mendapatkan ritme permainan, memasuki zona saya. Saya memiliki rencana permaina, tetapi di suatu titik, sangat sulit untuk menemukan pukulan yang tepat,” jelas Mensik.

Usai melakoni 20 set di sepanjang empat pertandingan, ada sejumlah tanda tanya tentang kondisi fisik petenis berusia 20 tahun ketika memasuki semifinal French Open. Tetapi ia segera membantahny.

“Secara fisik, saya bisa mengatakan itu turnamen yang panjang. Saya memulihkan diri dengan baik dalam dua hari, tetapi tetap saja, selama pertandingan, saya merasa seperti leher bagian kiri saya sedikit kaku,” tutur Mensik.

“Saya tidak akan mengatakan itu cedera atau sesuatu yang akan membuat saya absen dalam waktu lama. Tetapi saat itu, saya merasakan leher kaku, yang membuat saya tidak bisa melakukan beberapa gerakan. Jadi, tentu saja ada sedikit ketidaknyamanan selama pertandingan. Tetapi itu bukan sesuatu yang serius.”

Mensik meninggalkan Paris dengan naik 11 peringkat ke peringkat 16 dunia. Ia kini mencatatkan 23-10 sejauh ini pada musim 2026.

Artikel Tag: French Open, alexander zverev, Jakub Mensik

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/jakub-mensik-tetap-berdiri-tegak-dan-berjuang-meski-akhirnya-gugur-di-paris
223
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini