Jannik Sinner Ambil Keputusan Yang Bisa Amankan Posisi Peringkat 1
Jannik Sinner [image: getty images]
Berita Tenis: Meskipun belum tampil lagi di turnamen ATP sejak final Wimbledon musim 2026, Jannik Sinner tetap bertengger di peringkat 1 dunia.
Petenis berkebangsaan Italia harus absen di sepanjang rangkaian turnamen hard-court di Amerika Utara akibat cedera lutut, setelah mengundurkan diri dari turnamen di Montreal, Cincinnati, dan bahkan US Open.
Akibat pengunduran diri tersebut, ia kehilangan total 1.950 poin ATP, sehingga ia mengantongi 11.500 poin setelah berakhirnya US Open. Posisinya sebagai petenis peringkat 1 dunia kini terancam oleh juara di New York musim ini, Alexander Zverev yang mengalahkan Ben Shelton di final, kemenangan yang mengantarkannya meraih gelar Grand Slam keduanya.
Ada kemungkinan Zverev mengakhiri musim 2026 sebagai petenis peringkat 1 dunia, tetapi Sinner baru saja mengambil keputusan yang bisa mencegah hal tersebut terjadi.
Pada hari Senin (14/9) terungkap bahwa petenis berkebangsaan Italia akan tampil di Vienna Open, turnamen ATP level 500 yang akan dimulai pada akhir Oktober. Ia merupakan juara bertahan di Wina. Musim lalu, ia mengalahkan Zverev di babak perebutan gelar.
Sebagai turnamen ATP level 500, keberhasilan mempertahankan gelar Vienna Open bisa menjadi hal yang sangat penting bagi petenis berkebangsaan Italia dalam persaingan memperebutkan posisi peringkat 1 dunia di akhir musim.
Petenis yang memenangkan lima gelar Massters pertama musim ini harus mempertahankan sejumlah besar poin dari sekarang hingga akhir musim, menyusul performa dominannya menjelang akhir musim 2025.
Petenis berusia 25 tahun merupakan juara bertahan di China Open, Vienna Open, Paris Masters, dan ATP Finals. Satu-satunya turnamen yang tidak dimenangkannya setelah US Open musim lalu adalah Shanghai Open. Di turnamen Masters 1000 tersebut, ia terpaksa mundur dari babak ketiga akibat kram.
Petenis berkebangsaan Italia harus mempertahankan total 3.000 poin ATP untuk sisa musim ini, sementara Zverev — yang saat ini mengoleksi 9.690 poin — hanya perlu mempertahankan 1.080 poin.
Ia merebut kembali status peringkat 1 dunia dari rivalnya, Carlos Alcaraz setelah mengalahkan petenis berkebangsaan Spanyol di final Monte Carlo Open awal musim ini. Dengan absennya petenis berkebangsaan Spanyol selama empat bulan akibat cedera pergelangan tangan, posisi petenis berkebangsaan Italia sebagai peringkat 1 dunia tidak mendapat ancaman berarti.
Masa Sinner di peringkat 1 dunia saat ini telah mencapai 22 pekan, menjadikan total durasinya sebagai petenis peingkat 1 dunia sebanyak 88 pekan. Jumlah tersebut merupakan durasi terlama kesepuluh sejak sistem peringkat ATP diperkenalkan pada musim 1973, melampaui pencapaian nama-nama seperti Lleyton Hewitt, Stefan Edberg, Andy Murray, dan Alcaraz.
Artikel Tag: US Open, alexander zverev, Vienna Open, Jannik Sinner
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/jannik-sinner-ambil-keputusan-yang-bisa-amankan-posisi-peringkat-1
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini