Jasmine Paolini Susah payah Awali Upaya Pertahankan Gelar Di Roma
Jasmine Paolini [image: wta]
Berita Tenis: Selama 2 jam 55 menit, Jasmine Paolini membuat penonton tuan rumah tegang saat ia berjuang mati-matian melewati laga pembuka Italian Open musim 2026 di Roma.
Mengawali usaha mempertahankan gelar Italian Open, petenis favorit tuan rumah menghadapi laga menantang yang disuguhkan petenis berkebangsaan Prancis, Leolia Jeanjean di babak kedua sebelum ia akhirnya mengukir kemenangan 6-7, 6-2, 6-4.
Sorakan untuk 54 winner yang ia ciptakan awalnya sopan, sebagaimana layaknya petenis unggulan kesembilan yang melakukan apa yang diharapkan darinya. Menjelang akhir, volume suara yang meningkat mencerminkan keputusasaan penonton untuk mendukung petenis andalan mereka lolos ke babak ketiga.
Teriakan mereka "vai, Jasmine!" diselingi dengan erangan -- dan kepala tertunduk -- saat ia mencatatkan 57 unforced error dan performanya berayun dari satu ekstrem ke ekstrem lainnya, seringkali dalam satu game.
"Saya sedikit gugup," aku Paolini. "Banyak naik turun. Ia memainkan pertandingan yang luar biasa. Pertandingan yang sulit, tetapi saya senang bisa bertahan dan berhasil bangkit setelah set pertama yang sengit."
Pasang surut terjadi di awal pertandingan. Juara bertahan mematahkan Jeanjean sebanyak tiga kali di set pertama dan berpeluang memenangkan set tersebut setelah unggul dengan 5-3. Tetapi setiap kali, petenis berkebangsaan Prancis membalasnya dengan juga mematahkan petenis tuan rumah sebelum memasuki babak tiebreak.
Ketidakmampuan petenis tuan rumah untuk menutup set tersebut kembali menghantuinya di babak tiebreak, situasi yang dimanfaatkan Jeanjean untuk memenangkan babak tersebut dengan memperlihatkan permainan yang agresif.
Performa petenis unggulan kesembilan mungkin sedikit goyah, tetapi daya juangnya tetap solid setelah ia akhirnya mampu memenangkan dua set terakhir.
"Saya mencoba mengulang-ulang kalimat, 'Raih poin, fokus dengan pukulan,'" kenang Paolini tentang proses berpikirnya selama mini maraton tersebut. "Mencoba untuk bersikap agresif, tetapi pada saat yang sama dengan sedikit kesabaran. Itu tidak mudah karena dalam permainan panjang itu, 3-3, ketika saya memiliki keunggulan, dia melakukan servis dengan baik."
"Pertandingan ini memang penuh dengan pasang surut. Tetapi saya ingat musim lalu, juga banyak pasang surut selama turnamen. Tentu saja, babak pertama berjalan lebih baik daripada ini. Itu cerita lain, musim lain. Saya di sini. Saya berlatih dengan baik pekan lalu. Saya merasa hebat sebelum turnamen. Saya senang memiliki kesempatan lain untuk memainkan pertandingan lain di sini, di Roma."
Demi satu tempat di babak keempat Italian Open, Paolini akan bertemu petenis unggulan ke-21, Elise Mertens yang membantai petenis berkebangsaan Hungaria, Panna Udvardy dengan 6-4, 6-2.
Di aksi lain, petenis berkebangsaan Cina, Zheng Qinwen mengalahkan petenis unggulan ke-30, Cristina Bucsa dengan 7-6, 6-2 dan membukukan laga babak ketiga melawan petenis berkebangsaan Latvia, Jelena Ostapenko dengan 2-6, 6-2, 6-3.
Sementara petenis unggulan ke-12, Belinda Bencic membenamkan petenis berkebangsaan Kanada, Bianca Andreescu dengan 6-4, 6-1 dan lolos ke babak ketiga Italian Open untuk melawan petenis unggulan ke-22, Anna Kalinskaya yang menyabet kemenangan 4-6, 7-6, 7-5 atas petenis berkebangsaan Ceko, Katerina Siniakova.
Artikel Tag: Italian Open, Jasmine Paolini, Leolia Jeanjean
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/jasmine-paolini-susah-payah-awali-upaya-pertahankan-gelar-di-roma
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini