Karolina Muchova Akui Kekalahan Di London Kemunduran, Tapi Juga Motivasi

Penulis: Dian Megane
Minggu 12 Jul 2026, 17:05 WIB - 128 views
Karolina Muchova Akui Kekalahan Di Wimbledon Kemunduran, Tapi Juga Motivasi

Linda Noskova [image: LTA]

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Tiga pekan lalu, Karolina Muchova pasti akan senang mengetahui bahwa ia akan melakoni final Wimbledon dan ia memperlihatkan daya juang luar biasa, termasuk mengamankan lima peluang match point.

Meskipun begitu, lawannya di final Wimbledon musim 2026 sekaligus rekan senegaranya, Linda Noskova tampil lebih memukau dan memenangkan final tersebut dengan tiga set.

Setelah kekalahan tiga set di lapangan utama, petenis berkebangsaan Ceko merenungkan upaya yang ia sebut sebagai gabungan antara mengecewakan dan memotivasi.

"Sampai ke final, saya pasti akan menerimanya sebelum turnamen dimulai," ungkap Muchova. "Saya menjalani beberapa pekan yang luar biasa. Saya pikir seiring berjalannya waktu, saya akan senang dengan hasil yang telah saya raih dalam beberapa pekan terakhir."

Petenis unggulan kesepuluh menyebut penampilannya di final Wimbledon — setidaknya selama lebih dari 1 jam pertama — sebagai yang terburuk di Grand Slam tersebut. Setelah ia dengan liha menetralisir permainan bertenaga dari petenis-petenis unggulan lainnya di awal turnamen, termasuk Naomi Osaka dan Cori Gauff di dua babak sebelumnya, ia kebingungan dengan kecepatan permainan petenis unggulan kesembilan, Noskova dan merasa "mencari jati dirinya."

"Saya hanya ingin berjuang demi setiap poin," lanjut Muchova tentang mentalitasnya saat menghadapi defisit besar. "Turnamen ini penting bagi saya. Saya berpikir, 'Oke, saya tidak ingin kalah 2-6, 2-6’. Saya berpikir, 'Saya akan melakukan segala cara untuk mematahkan servisnya dan mempertahankan servis saya’. Saya masih percaya bahwa saya bisa membalikkan keadaan."

Setelah memenangkan lima game berturut-turut untuk merebut set kedua, petenis berusia 29 tahun memiliki tiga kesempatan untuk mematahkan servis Noskova di awal set penentu. Itu terbukti menjadi momen penentu, karena petenis unggulan kesembilan mematahkan servisnya untuk unggul 2-0 dan tidak pernah menoleh ke belakang. Petenis unggulan kesepuluh juga gagal memanfaatkan peluang break point di game ketiga yang seharusnya bisa mengembalikan servisnya.

"Butuh banyak tenaga dan energi, menurut saya, untuk bangkit di set kedua. Saya sudah mengerahkan seluruh kemampuan saya," tutur Muchova. "Para penonton bersorak untuk saya. Saya merasakannya. Saya merasakan dukungan mereka. Saya merasakan momentum di set kedua, bahwa saya berhasil membalikkan keadaan. Sungguh menyenangkan bahwa itu terjadi. Sayangnya, awal set ketiga seperti lepas dari genggaman saya."

"Jika saya memiliki satu penyesalan, saya akan mengatakan di game pertama set kedua ketika saya unggul, saya memiliki kesempatan untuk memukul forehand ketika saya ingin maju ke garis samping, tetapi saya malah memukulnya menyilang, kemudian ia melakukan smash. Jika saya unggul 1-0, pasti akan terasa berbeda bagi saya untuk memulai set seperti itu, tetapi itu tidak terjadi."

Meskipun kalah, yang menurut petenis berusia 29 tahun tidak jauh berbeda dengan kekalahannya melawan Iga Swiatek di final French Open musim 2023, ia akan meninggalkan London dengan menghuni peringkat tertinggi dalam kariernya, peringkat 6 dunia. Ia akan berusia 30 tahun bulan depan dan mengatakan bahwa ia tetap termotivasi untuk terus meningkatkan kemampuannya agar mendapatkan lebih banyak kesempatan untuk memenangkan gelar Grand Slam.

"Saya rasa permainan saya baik. Saya terus berkembang, jadi, saya merasa nyaman di lapangan. Itu adalah impian saya, Itu adalah tujuan saya untuk mengangkat trofi Grand Slam. Ini adalah kemunduran, tetapi juga motivasi,” tukas Muchova.

Artikel Tag: wimbledon, Karolina Muchova, Linda Noskova

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/karolina-muchova-akui-kekalahan-di-london-kemunduran-tapi-juga-motivasi
128
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini