Matteo Berrettini Ungkap Ancaman Pemasang Taruhan Terhadap Keluarganya

Penulis: Dian Megane
Selasa 01 Sep 2026, 21:49 WIB - 90 views
Matteo Berrettini Kuak Ancaman Pemasang Taruhan Terhadap Keluarganya

Matteo Berrettini [image: USTA]

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Matteo Berrettini mengungkapkan perlakuan kasar yang diterima keluarganya dari para penjudi di tengah kemitraan baru yang dijalin oleh US Open.

Awal pekan ini, pihak penyelenggara turnamen mengumumkan Kalshi sebagai Mitra Pasar Prediksi Resmi pertamanya. Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, perusahaan prediksi olahraga tersebut akan dipromosikan melalui platform digital dan papan iklan di area lapangan.

Namun, mereka dilarang terlibat dalam pasar yang melibatkan variabel berisiko tinggi, seperti keputusan wasit, cedera petenis, dan pelanggaran aturan. Selain itu, Kalshi akan berbagi data secara real-time dengan International Tennis Integrity Agency (ITIA) untuk memantau adanya aktivitas perdagangan yang mencurigakan.

Keterlibatan perusahaan taruhan dalam dunia tenis merupakan isu yang kompleks. Pihak yang mendukung berpendapat bahwa hal tersebut akan mendatangkan investasi ke dalam cabang olahraga tersebut serta membantu perkembangannya. Di sisi lain, penelitian telah menunjukkan adanya kaitan erat antara aktivitas taruhan dan ancaman yang ditujukan kepada para petenis di turnamen tersebut.

"Itu masalah yang rumit, karena para petenis — termasuk saya sendiri — pernah mengatakan bahwa kami menerima pesan-pesan tertentu. Saya pribadi pernah mengalami momen di mana saya merasa tidak nyaman bertanding melawan orang-orang yang mengganggu jalannya pertandingan dan melakukan hal-hal yang menurut saya tidak ada kaitannya dengan tenis, terutama di area sekitar lapangan," jelas Berrettini setelah mengalahkan Stan Wawrinka di babak pertama US Open.

"Saya melihat hal itu terutama di turnamen level Challenger dan juga dalam beberapa video yang memperlihatkan situasi yang sangat buruk. Saya tahu itu rumit, tidak mudah untuk sekadar berkata, 'Anda boleh masuk' atau 'Anda tidak boleh masuk', karena kita tidak tahu bagaimana perilaku mereka nantinya, namun jelas harus ada tindakan yang diambil."

"Di sisi lain, menurut saya, jika dilakukan dengan cara yang tepat dan dikelola secara terkendali — terkait soal taruhan ini — serta tidak sampai merusak integritas permainan akibat praktik taruhan, hal itu sebenarnya bisa menjadi sesuatu yang cukup menyenangkan."

Mantan petenis peringkat 6 dunia mengungkapkan bahwa awal musim ini keluarganya menerima ancaman dari petaruh yang marah, yang menghubungi saudaranya melalui pesan teks. Oleh karena itu, ia berpendapat bahwa perlindungan terhadap petenis harus menjadi prioritas utama.

"Di Roland Garros, ia (saudara laki-laki Berrettini) menerima pesan di ponselnya yang berisi ancaman terhadap keluarga saya dan hal-hal semacam itu. Jadi, menurut saya kita perlu membentuk kerangka kerja yang lebih kuat — entahlah, mungkin komite yang lebih kuat — untuk melindungi para petenis," tukas Berrettini.

"Saya memenangkan sebuah pertandingan dan mereka menulis hal-hal seperti, 'Matteo itu payah sekali, jadi, kalau kamu tidak menyuruhnya kalah' — atau semacam itulah — 'kami akan membunuh keluargamu' atau 'kami akan melakukan ini'. Mereka mengancam kami."

“Ia melaporkan semuanya kepada ATP dan kami pun melaporkan semuanya. Mereka memiliki nomor telepon kami dan informasi lainnya. Tetapi, kami sudah berusia 30 tahun, kami orang dewasa, meski demikian, saat memikirkan para petenis putri dan petenis yang lebih muda, menerima pesan semacam itu bisa jadi menakutkan. Kami adalah petenis, jadi, penting bagi kami untuk melindungi diri sendiri.”

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Women’s Tennis Association (WTA) dan World Tennis, 42 persen dari seluruh kasus pelecehan terverifikasi dan 59 persen dari seluruh kasus pelecehan berat yang menyasar para petenis di berbagai turnamen pada musim 2025 berasal dari penjudi yang marah. Sebanyak 1,2 juta unggahan dan komentar dianalisis menggunakan layanan Threat Matrix.

Sementara itu, Berrettini akan bertanding melawan petenis berkebangsaan Argentina, Mariano Navone di babak kedua US Open.

Artikel Tag: Stan Wawrinka, US Open, Matteo Berrettini, Mariano Navone

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/matteo-berrettini-ungkap-ancaman-pemasang-taruhan-terhadap-keluarganya
90
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini