Novak Djokovic Kenang Laga Sengit Jelang Kembali Beraksi Di Cincinnati
Novak Djokovic [image: atp tour]
Berita Tenis: Sebagaimana halnya di sebagian besar turnamen dalam rangkaian turnamen ATP, Novak Djokovic memiliki banyak kenangan indah saat berkompetisi di Cincinnati Open.
Namun, hal tersebut tidak berarti petenis berkebangsaan Serbia melupakan masa-masa sulit yang ia alami di turnamen Masters 1000, Cincinnati Open di Ohio sebelum akhirnya berhasil menjadi juara sebanyak tiga kali. Ia hanya memenangkan satu dari empat pertandingan pertamanya di Cincinnati, lalu kalah dalam lima laga final pertamanya di turnamen tersebut, dua kali dari Andy Murray (2008, 2011) dan tiga kali dari rivalnya sesama anggota Tiga Besar, Roger Federer (2009, 2012, 2015).
“Saya memiliki kenangan indah tentang turnamen ini, meskipun membutuhkan waktu cukup lama bagi saya untuk meraih gelar pertama di sini,” ujar Djokovic, di mana ia akhirnya berhasil membalas kekalahan-kekalahan sebelumnya dari Federer dengan mengalahkan mantan petenis berkebangsaan Swiss dan meraih trofi pertamanya di Cincinnati pada musim 2018.
“Seingat saya, saya sudah tampil di empat atau lima partai final sebelum akhirnya berhasil menang untuk kali pertama saat melawan Roger. Faktanya, di final-final sebelumnya itu, saya lebih sering kalah darinya.”
“Itu adalah rintangan berat yang harus saya taklukkan. Namun, begitu saya meraih gelar pertama, rasanya sangat melegakan saat kembali bertanding dengan tekad kuat untuk memenangkan turnamen ini. Saya mendapatkan dukungan luar biasa di sini, dari Chicago maupun Ohio. Komunitas Serbia di sini sangat besar. Justru itulah hal yang paling saya ingat dari final musim 2023 dan 2018. Ada banyak sekali bendera Serbia di dalam stadion. Sungguh pemandangan yang indah.”
Sebagai mantan petenis peringkat 1 dalam dunia, ia memegang rekor juara Masters terbanyak dengan mengantongi 40 gelar. Kisah kiprahnya di level kompetisi tersebut bermula di Cincinnati pada musim 2005, saat ia kalah dari Fernando Gonzalez di babak pertama Cincinnati Open. Kini, 21 musim kemudian, ia akan kembali berlaga sebagai juara sebanyak tiga kali, setelah sebelumnya memenangkan gelar pada musim 2020 dan 2023 menyusul kemenangan perdananya pada musim 2018.
Gelar ketiga tersebut diraih dengan cara yang spektakuler. Petenis berkebangsaan Serbia berhasil menggagalkan peluang match point yang dimiliki Carlos Alcaraz sebelum akhirnya menang dengan 5-7, 7-6, 7-6 dalam durasi tiga jam 49 menit, sehingga menjadi final tiga set terbaik terlama dalam sejarah turnamen ATP (sejak 1990).
"Saya tidak menyadari bahwa itu adalah turnamen Masters 1000 pertama yang saya ikuti dalam karier saya," aku Djokovic, yang akan menghadapi Thiago Agustin Tirante atau Jan Choinski di laga pembuka Cincinnati Open musim ini.
"Itu terjadi pada musim 2005. Sudah sekitar 20 atau 21 tahun saya datang ke sini. Terakhir kali saya berada di sini, saya memenangkan gelar pada musim 2023. Itu adalah salah satu pertandingan tiga set paling epik yang pernah saya lakoni."
"Saya sangat menantikan untuk bermain di turnamen ini. Saya terakhir kali bermain di sini pada musim 2023 dan fasilitasnya telah mengalami peningkatan yang sangat pesat. Pekerjaan yang luar biasa."
Artikel Tag: Roger Federer, Novak Djokovic, Cincinnati Open, Carlos Alcaraz
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/novak-djokovic-kenang-laga-sengit-jelang-kembali-beraksi-di-cincinnati
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini