Opini Jujur Rafael Nadal Seputar Kemenangan Alexander Zverev Di Paris

Penulis: Dian Megane
Kamis 11 Jun 2026, 12:42 WIB - 143 views
Pandangan Jujur Rafael Nadal Seputar Kemenangan Alexander Zverev Di Paris

Alexander Zverev

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Alexander Zverev memenangkan gelar Grand Slam pertama dalam kariernya di French Open musim 2026 usai mengandaskan Flavio Cobolli di final dengan lima set.

Enam musim usai melakoni final Grand Slam untuk kali pertama dalam kariernya di US Open (kalah dari Dominic Thiem), petenis berkebangsaan Jerman akhirnya memenangkan salah satu dari empat gelar paling bergengsi di dunia tenis.

Petenis berusia 29 tahun membuktikan bahwa orang-orang yang meragukannya salah di Court Philippe-Chatrier, berjuang melawan rasa tegang di laga lima set epik demi menumbangkan petenis berkebangsaan Italia, Cobolli.

Mantan petenis yang memenangkan gelar French Open sebanyak 14 kali dalam kariernya, Rafael Nadal kini membagikan pandangannya tentang kemenangan bersejarah Zverev.

“Kita memiliki keyakinan terhadapnya,” ungkap Nadal. “Ssaya pikir, ia petenis yang, melihat level teknikalnya, layak memenangkan Grand Slam. Musim terus berjalan dan ia masih belum bisa mencapainya.”

“Musim ini, ia mendapatkan peluang dan ia sepenuhnya memanfaatkan peluang itu. Itu hal yang positif bagi tenis bahwa seseorang seperti dirinya, yang mengejar mimpi itu untuk waktu yang sangat lama, mampu menaklukkan Grand Slam.”

Juara Olimpiade di Tokyo tahun 2021 telah kalah di tiga final Grand Slam sebelumnya, sehingga mencuatkan tanda tanya apakah ia akhirnya bisa mewujudkan mimpi besar itu.

Petenis peringkat 3 dunia memiliki peluang ketika menghadapi Thiem di final US Open musim 2020 setelah ia unggul dengan dua set sebelum akhirnya kalah dengan lima set. Empat musim kemudian, ia kembali ke final Grand Slam, French Open. Sekali lagi ia berpeluang menjadi juara setelah unggul 2-1 (set) sebelum lagi-lagi kalah lima set dari Carlos Alcaraz.

Satu musim kemudian, petenis yang telah dua kali menjuarai ATP Finals sudah dekat untuk mengangkat gelar Grand Slam pertama dalam kariernya, tetapi ia tidak sekompetitif seperti dua final Grand Slam sebelumnya dan kalah tiga set langsung dari Jannik Sinner di final Australian Open.

Dikenal sebagai petenis terbaik dunia yang belum pernah memenangkan gelar Grand Slam, ia akhirnya mematahkan pendapat tersebut dengan naik podium juara di French Open musim ini.

Sementara itu, ia dan Nadal memiliki sejarah di Roland Garros, Paris setelah mereka pernah bertemu di Grand Slam tersebut sebanyak dua kali.

Pertemuan pertama mereka di French Open sejauh ini menjadi momen yang akan paling diingat. Memperebutkan satu tempat di final musim 2022, kedua petenis terlibat laga sengit. Nadal memenangkan set pertama dengan 7-6, sebelum momentum silih berganti di antara kedua petenis di set kedua.

Namun saat mantan petenis berkebangsaan Spanyol memenangkan poin yang mengirimkan mereka kembali ke babak tiebreak, petenis berkebangsaan Jerman mengalami cedera pergelangan kaki parah yang memaksanya mundur dari pertandingan tersebut dan meninggalkan lapangan dengan menggunakan kruk, musibah yang menyebabkannya harus melewatkan sisa musim tersebut.

Namun, Zverev mendapatkan peluang untuk bertanding melawan Nadal lagi di French Open dua musim lalu di babak pertama. Mendekati akhir karier, mantan petenis berkebangsaan Spanyo tidak sekompetitif seperti musim 2022 dan akhirnya kalah tiga set langsung dari petenis berkebangsaan Jerman.

Dipercepat dua musim kemudian, Zverev akhirnya mengangkat trofi kemenangan di Court Philippe-Chatrier.

Artikel Tag: Rafael Nadal, French Open, alexander zverev, Flavio Cobolli

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/opini-jujur-rafael-nadal-seputar-kemenangan-alexander-zverev-di-paris
143
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini