Paula Badosa Berjanji Akan Lanjutkan Karier Meski Dilanda Cedera
Paula Badosa [image: getty images]
Berita Tenis: Paula Badosa telah mengunggah surat terbuka yang menggambarkan perasaannya bahwa ia ‘tersesat dalam lautan emosi’ dan terkadang meragukan kemampuannya untuk terus berkiprah di turnamen WTA.
Mantan petenis peringkat 2 dunia telah berbicara terus terang tentang pengalaman yang naik turun di dunia tenis beberapa musim terakhir dan perjuangannya melawan cedera kronis. Pada musim 2023, ia mengalami patah tulang belakang, yang kemudian didiagnosis sebagai fraktur stres. Sayangnya, cedera tersebut ternyata menjadi masalah jangka panjang yang mengharuskannya menjalani suntikan untuk membantu mengatasi masalah tersebut.
Selain masalah punggung, petenis berkebangsaan Spanyol juga mengalami masalah fisik lain, yang terbaru adalah cedera paha, yang ia balut perban selama pertandingan terakhirnya di Miami Open. Di turnamen WTA level 1000 tersebut, ia mencapai babak kedua sebelum kalah dengan dua set langsung dari petenis unggulan ke-18, Iva Jovic.
Setelah kekalahan tersebut, petenis berkebangsaan Spanyol mengunggah sebuah cerita di Instagram yang merinci perasaannya saat ini. Sejauh ini pada musim 2026, ia telah memenangkan tujuh dari 15 pertandingan yang dilakoninya, dengan hasil terbaiknya adalah mencapai semifinal turnamen WTA level 125 di Austin. Austin adalah satu-satunya turnamen di mana ia memenangkan pertandingan berturut-turut sejauh ini pada musim 2026.
“Takut, takut sekali. Ini sangat sulit. Terkadang saya merasa tidak bisa mengendalikan suara-suara di dalam diri saya,” tulis Badosa di Instagram.
“Emosi-emosi itu meluap dan saya merasa seperti tenggelam. Keraguan menguasai diri saya dan saya merasa tersesat di lautan emosi. Ada hari-hari ketika saya merasa memiliki cukup kekuatan dan ada hari-hari ketika gunung itu terlalu besar… dan saya bertanya-tanya apakah saya akan mampu melakukannya.”
“Saya rasa begitu. Karena jika ada satu hal yang mendefinisikan saya, itu adalah kemampuan saya untuk selalu bangkit kembali. Mengubah rasa sakit menjadi kekuatan, bukan? Mengapa kali ini harus berbeda? Satu hal yang jelas bagi saya: saya akan selalu berusaha sekuat tenaga. Saya akan melakukan apa pun yang diperlukan.”
Petenis berusia 28 tahun sejauh ini telah memenangkan tujuh gelar, termasuk gelar turnamen WTA level 1000, Indian Wells Open musim 2021. Ia juga merupakan mantan semifinalis Australian Open dan WTA Finals.
Namun, saat ini ia menghuni peringkat 100 dunia dan akan terlempar dari peringkat 100 besar ketika daftar peringkat baru dirilis pekan depan. 12 bulan yang lalu, ia masih berada di peringkat 11 dunia.
“Saya tahu saya masih jauh dari versi diri terbaik saya, tetapi saya juga tahu bahwa versi itu masih ada dalam diri saya,” lanjut Badosa.
“Saya tidak akan dikenang karena memenangkan gelar terbanyak, tetapi saya ingin dikenang karena ini. Karena momen-momen ini. Karena membuktikan bahwa Paula mampu bangkit kembali. Dan agar setiap anak laki-laki atau perempuan yang sedang mengalami masa sulit akan mengingat saya dan berkata, ‘Jika ia bisa melakukannya, saya juga bisa’.”
“Itulah mengapa saya masih di sini. Karena sekali lagi, saya akan membuktikan bahwa saya bisa bangkit kembali. Ini akan sangat sulit, tetapi saya berjanji akan terus berusaha sampai berhasil. Dan bahkan jika keadaan tidak berjalan sesuai keinginan saya saat ini dan ada seribu pendapat… saya akan terus berusaha. Dan saya akan terus berusaha.”
Badosa bisa kembali naik peringkat selama musim clay-court, di mana ia mempertahankan beberapa poin. Setelah hanya melakoni dua turnamen clay-court pada musim 2025, ia hanya perlu mempertahankan poin perempatfinal di Strasbourg dan poin babak ketiga di French Open.
Saat ini, Badosa dijadwalkan bermain di Charleston Open setelah menerima wildcard untuk turnamen tersebut.
Artikel Tag: miami open, Paula Badosa, Iva Jovic
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/paula-badosa-berjanji-akan-lanjutkan-karier-meski-dilanda-cedera
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini